Tyson Fury secara tidak langsung menyatakan pensiun dengan menyebut duel melawan Dillion Whyte sebagai pertarungan terakhirnya.
“Saya sudah berjanji kepada istri tercinta, Paris, bahwa setelah duel melawan Wilder (jilid 3) saya sudah selesai,” kata Fury dikutip dari Manchester Evening News.
“Namun, saya mendapatkan tawaran untuk bertarung di Wembley, di rumah, dan saya yakin saya berutang ini kepada para penggemar,” tutur Tyson Fury.
“Sekarang selesai sudah. Saya pikir ini akan menjadi perpisahan bagi Gypsy King. Sebuah cara yang luar biasa untuk berhenti!” ujar Tyson Fury menambahkan.
Ketika ditanya soal pernyataan Tyson Fury, Paris membenarkan ucapan suaminya.
Paris menilai Tyson Fury sudah tidak perlu lagi membuktikan kualitasnya sebagai petinju kelas berat.
Namun, Paris tidak menutup kemungkinan Tyson Fury kembali ke ring tinju.
Paris menyebut Tyson Fury kemungkinan hanya akan kembali ke ring tinju untuk pertarungan unifikasi atau penyatuan gelar kelas berat.
“Saya ingin Tyson Fury keluar (dari dunia tinju) sekarang. Dia sudah punya apa-apa lagi untuk dibuktikan,” kata Paris dikutip dari BT Sport.
“Jika masih ada hal yang harus dibuktikan Tyson Fury, saya akan mengizinkan dia untuk bertarung lagi. Namun, dia sudah tidak perlu lagi membuktikan diri,” ucap Paris.
“Jika Tyson Fury bertarung untuk uang atau ketenaran, dia tidak lagi membutuhkan itu. Tyson Fury adalah pria paling terkenal di planet ini sekarang,” tutur Paris.
“Saya menilai hanya ada satu alasan yang membuat Tyson Fury bertarung lagi, yakni pertarungan unifikasi,” ucap Paris menambahkan.
Jika ingin melakoni duel unifikasi kelas berat, Tyson Fury masih harus menunggu pertarungan Oleksandr Usyk vs Anthony Joshua.
Sebab, tiga sabuk kelas berat versi WBA, IBF dan WBO, saat ini dipegang Oleksandr Usyk.
Terhitung sejak 2007, seorang petinju harus memiliki empat sabuk sekaligus versi WBC, WBA, WBO dan IBF, jika ingin disebut undisputed champion atau jawara sejati tak terbantahkan.
Petinju kelas berat terakhir yang menyandang status itu adalah Lennox Lewis pada periode 1999-2000.
Setelah itu, tidak ada lagi petinju kelas berat yang pernah berstatus undisputed champion sejak era empat sabuk diberlakukan pada 2007.
Oleksandr Usyk saat ini tidak hanya memegang sabuk kelas berat WBA, IBF dan WBO, melainkan juga IBO.
The Cat, julukan Usyk, mendapatkan empat sabuk itu setelah menumbangkan Anthony Joshua via unanimous decision pada 25 September 2021.
Duel Oleksandr Usyk vs Anthony Joshua jilid II kemungkinan besar akan dihelat di Arab Saudi pada Juni mendatang.







