Setelah Resmi Dibeli Rp 634 Triliun, Elon Musk Ganti Twitter Bukan Lagi Perusahaan Publik

KALIMANTANLIVE.COM – CEO Tesla, Elon Musk resmi membeli Twitter dengan harga 44 miliar dollar AS atau sekitar Rp 634 triliun, Selasa (26/4/2022).

pembelian itu dilakukan, setelah Elon Musk mengajukan penawaran beberapa waktu lalu.

Setelah dibeli Elon Musk, Twitter bukan lagi perusahaan publik yang melantai di bursa saham AS, akan tetapi menjadi perusahaan privat.

# Baca Juga :Ceo Tesla Elon Musk ‘Rombak’ Kebebasan Berbicara Setelah Beli Saham Twitter Senilai Rp 41,7 triliun

# Baca Juga :10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021, dari Elon Musk, Bill Gates hingga Warren Buffet

# Baca Juga :Saham Melonjak dalam Sehari, Elon Musk Paling Kaya Hartanya 3 Kali Lipat dari Warren Buffett

# Baca Juga :Anies Raih Penghargaan Bergengsi Global 21 Heroes 2021, Termasuk Tokoh Elon Musk

Para pemegang saham akan menerima 54,20 dollar AS (sekitar Rp 750.000) secara tunai untuk per saham Twitter yang mereka miliki.

Angka tersebut sesuai dengan penawaran yang diajukan Musk dan merupakan 38 persen dari premi harga penutupan saham Twitter pada 1 April, hari perdagangan terakhir sebelum Musk mengungkap kepemilikan sahamnya di Twitter awal bulan lalu.

“Dewan Twitter melakukan proses yang bijaksana dan komprehensif untuk menilai pengajuan Elon yang berfokus pada nilai, kepastian, dan pembiayaan,” kata Dewan Twitter, Bret Taylor, dirangkum dari NBC News.

“Transaksi yang diajukan akan memberikan premi tunai yang substansial dan kami percaya bahwa ini adalah jalan terbaik ke depan bagi pemegang saham Twitter,” imbuhnya.

Sementara itu, Musk mengatakan bahwa Twitter memiliki potensi yang luar biasa. Dirinya berharap bisa bekerja sama dengan perusahaan barunya dan para pengguna Twitter.

“Kebebasan berbicara adalah pondasi fungsi demokrasi, Twitter adalah pusat kota digital, di mana hal-hal penting bagi masa depan umat manusia, diperdebatkan di sini,” kata Musk yang terbilang sangat aktif di platform mikroblogging itu.

Pernyataan itu juga diunggahnya dalam akun Twitter pribadinya @elonmusk dalam sebuah tangkapan layar.

Kesepakatan ini menunggu persetujuan dari pemegang saham dan regulator dan ditargetkan rampung akhir tahun ini.