Siapkan Jalur Evakuasi, Gunung Anak Krakatau Siaga, BMKG: Ancaman Tsunami Malam Hari

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG meminta masyarakat mewaspadai ancaman terjadinya tsunami pada malam hari, seiring meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan rencana evakuasi.

Langkah ini, menurut Dwikorita, dilakukan sebagai langkah antisipasi jika aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi krisis.

# Baca Juga :Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Setinggi 1.500 Meter, Level Waspada!

# Baca Juga :Kecelakan Maut di Pegunungan Arfak, 18 Tewas Termasuk Balita dan Ibunya, Truk Angkut 34 Orang Tabrak Tebing

# Baca Juga :MENGERIKAN Letusan Gunung Berapi Tonga Sebabkan Dampak Badai Matahari Parah, Kekuatannya 1000 Kali Bom Hiroshima

# Baca Juga :Polisi Tanahbumbu Sita 11 Paket Sabu dari Pengedar di Jalan Gunung Gede Simpangempat, Disimpan dalam Baju Koko

“Ini kan masih di level kesiapsiagaan, masih potensi, jadi levelnya masih waspada. Namun, barang kali BPBD atau pemerintah daerah setempat seyogyanya sudah mulai menyiapkan kontingensi plan, kalau seandainya berkembang itu kemungkinan terburuk sepertinya juga perlu disiapkan,” ujar Dwikorita dalam konferensi pers virtual yang disiarkan channel Youtube BMKG, Senin (25/4/2022).

Dwikorita meminta Pemda memeriksa jalur evakuasi jika terjadi bencana. Menurutnya, Pemda perlu segera membuat rencana antisipasi.

Meski saat ini aktivitas GAK masih berstatus siaga dan belum memasuki fase status krisis.

“Perlu dicek juga apakah jalur evakuasi itu rambu-rambunya sudah cukup jelas, sederhananya seperti itu,” kata Dwikorita.

Dirinya juga meminta jajaran BMKG untuk melakukan pengecekan shelter di sejumlah wilayah.

Menurutnya, pengecekan perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang dapat terjadi.