BOGOR, KALIMANTANLIVE.COM – Lewat operasi senyap, Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bogor Ade Yasin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada 26-27 April 2022.
Penangkapan itu dilakukan KPK menggelar OTT di wilayah Jawa Barat.
Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK juga menangkap perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.
# Baca Juga :Hakim PN Surabaya Itong: Temuan KPK Seperti Dongeng, Saya Baru Tahu Ada Uang Rp1,3 Miliar
# Baca Juga :OTT di PN Surabaya, KPK: Upeti Rp 1,3 M Disiapkan untuk Hakim hingga Hakim Agung Bubarkan PT SGP
# Baca Juga :KPK Cabut Video Klip Indra Kenz di YouTube Terkait Kampanye Antikorupsi
# Baca Juga :TERUNGKAP Dugaan Bagi-bagi Lahan Kavling di IKN, KPK Curigai Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara
“Benar, tadi malam sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (27/4).
Ali berujar penangkapan tersebut terkait dengan kasus dugaan tindak pidana suap.
“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” ucap dia.
Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut.
“Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” ucap Ali.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







