Inggris Sebut Ukraina Sah Serang Balik Rusia, Heappey: Pakai Senjata Kami

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Hubungan Rusia dan Inggris semakin panas. Hal ini terkait pernyataan Menteri angkatan bersenjata Inggris James Heappey yang mengatakan sah bagi Ukraina untuk memburu target di wilayah Rusia demi mengganggu jalur logistik.

Dalam sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, Kremlin mengatakan pernyataan itu merupakan provokasi. Pihaknya juga telah mempersiapkan respon bila Ukraina menuruti saran kerajaan tersebut.

Bahkan Inggris secara terang-terangan tak mempermasalahkan jika Ukraina menggunakan senjata yang diberikannya untuk menggempur balik Rusia.

# Baca Juga :Hancurkan Senjata Rusia di Donbas, AS dan Sekutunya Kirim Artileri Berat ke Ukraina

# Baca Juga :PERANG Fase 2 Dimulai, Rusia Membabi Buta Gempur Ukraina Timur dari Semua Arah, Korban Mulai Berjatuhan

# Baca Juga :2.557 Orang Dievakuasi dari Ukraina Melalui Koridor Kemanusiaan

# Baca Juga :Negaranya Invasi Ukraina, Ibu dan Anak Asal Rusia Ini Jadi Pengemis di Bali, Ini Penyebabnya

Menteri Angkatan Bersenjata Inggris, James Heappey, mengatakan Ukraina adalah negara berdaulat yang hidup damai di dalam perbatasan pemiliknya, dan kemudian negara lain memutuskan melanggar perbatasan itu serta membawa 130 tentara ke negara mereka.

“Perang pun dimulai antara Ukraina dan Rusia. Dalam perang Ukraina perlu menyerang wilayah lawan entah jalur logistik, pasokan bahan bakar, depot amunisi atau yang lain,” papar Heappey kepada Times Radio yang dikutip The Guardian, Rabu (26/4).

Lebih lanjut ia mengatakan,”Benar-benar sah bagi Ukraina menargetkan wilayah Rusia untuk mengganggu logistik, yang jika tidak diganggu akan berdampak pada kematian dan pembantaian di Ukraina.”

Heappey juga tak mempermasalahkan jika pasukan Ukraina menggunakan senjata yang digunakan untuk menggempur balik Rusia.

Menurutnya, ada banyak negara yang menggunakan paket senjata yang diimpor dari negara lain.

“Ketika paket persenjataan kami digunakan, kami cenderung tak menyalahkan [negara] yang memproduksinya. Anda menyalahkan negara yang mengeluarkan,” ucap Heappey lagi.

Ukraina, lanjutnya, akan punya kesempatan untuk mengusir pasukan Rusia.