BARABAI, kalimantanlive.com – Jelang lebaran di Kota Barabai HST, suasana malam semakin semarak.
Keramaian terpusat di Plasa Murakatan yang dipenuhi para pedagang pakaian.
Tak hanya pertokoan di Plasa Murakata yang buka pada malam hari, tapi juga diramaikan pedagang pakaian, yang menggelar dagangan di pinggir-pinggir jalan.
Pengunjung pun ramai mendatangi pasar usai salat tarawih di masjid-masjid dan langgar.
‘Sudah sekitar satu minggu ini pengunjung mulai ramai. Alhamdulilah, penjualan sedikit meningkat ketimbang hari biasa,” ungkap pedagang pakaian di kawasan jalan pusat perbelanjaan di Kota Barabai tersebut.
BCS JUGA: Pemerintah Wajib Sediakan Vaksin Halal, Sekjen MUI: Selain Sinovac dan Zifivax Haram!
Menurutnya, meski tingkat pembelian pengunjung tak sebesar sebelum masa pandemic covid-19, namun tingkat penjualan pakaian sudah lumayan bagi para pedagang.
“Kemungkinan pembeli makin ramai berbelanja pakaian mulai H min 4 lebaran. Saat itu PNS maupun karyawan swasta sudah gajian,” ungkap pedagang lainnya.
Diakui pengunjung di malam hari selama Ramadan lebih banyak ketimbang siang hari.
Kemungkinan, karena cuaca selama Ramadan lebih sering terik atau panas ditambah kondisi menahan haus dan lapar karena berpuasa membuat warga pilih jalan-jalan malam hari.
“Selain itu, untuk kawasan Plasa Murakata, bebas biaya masuk portal di malam hari. Ini juga mempengaruhi masyarakat di tengah ekonomi sulit seperti sekarang,” kata sejumlah pedagang di pertokoan Plasa Murakata.
Editor: M Khaitami
Sumber: banjarmasinpost.co.id







