MARTAPURA, kalimantanlive.com – Setelah tak ada lagi larangan kerumunan hingga diperbolehkannya mudik, wisata religi Sekumpul mulai dipadati peziaran di hari kedua perayaan Idul Fitri.
Banyaknya peziarah yang datang membuat rumah Haji Jahrani tak muat menampung jemaah perempuan hingga ke halaman depan yang biasanya khusus jemaah lelaki.
Sebagian rombongan yang baru tiba bertawasul munajat dan berdoa di jalanan Gang Taufik.
Haji Supiansyah, warga Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalsel mengatakan mampir ke kawasan Sekumpul untuk berziarah.
Kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun seusai mudik dari Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, mampir ke Kota Martapura.
BACA JUGA: Padati Masjid Riyadussolihin HSU, Jemaah Shalat Eid 1443 H Dirikan Shaf hingga ke Jalan
BACA JUGA: Meninggal Malam Tadi, Jenazah Aktris Mieke Wijaya Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Dia bersama keluarganya mengaku murid Guru Sekumpul yang selalu rutin mengikuti majelis taklim semasa mendiang KH Muhammad Zaini Ghani mengajar.
Kegiatan itu rutin dilakukan dua kali setiap pekan, setiap Kamis dan setiap Minggu, termasuk jika berada di Marabahan.
“Saya berziarah mengharapkan barokah dari ilmu pengetahuan yang ditransfer Guru Sekumpul,” ujarnya.
Editor: M Khaitami
Sumber: Bnjarmasinpost.co.id







