Tak Mau Disetubuhi, Gadis di Bali Dipukuli Ditinggalkan Semalaman dengan Kaki Tangan Terikat dan Mulut Dibekap

BALI, KALIMANTANLIVE.COM – Ditemukan dengan kaki tangan terikat serta mulut dibekap kain, gadis berusia 19 tahun ini diselamatkan warga Beji Puseh, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Senin (2/5/2022).

Gadis ini diduga menjadi korban penculikan, penganiayaan dan percobaan pemerkosaan oleh tiga pria.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Sabtu (30/4/2022).

# Baca Juga :Perkosa 10 Bocah Sukabumi Ada Berusia 5 Tahun, Abah Heni Divonis Hukuman Mati PT Bandung

# Baca Juga :Gagal Memperkosa, Pria Bernama Bidawang Ini Lukai Bocah Perempuan di Tabalong, Tertolong karena Panggilan

# Baca Juga :Tak Tahan Diperkosa Berkali-kali, Siswi SMA Bongkar Perbuatan Cabul Seorang Pria di Tanahbumbu

# Baca Juga :Chris Brown Dituduh Membius dan Memperkosa Wanita Penari dan Musisi di Kapal Pesiar Miami Florida

Awalnya, korban sedang memetik buah pepaya yang hendak dimasak menjadi sayur di sebuah wilayah di Kecamatan Kediri.

Namun, terduga pelaku berinisial GA bersama dua temannya tiba-tiba membekap korban dan membawanya ke dalam mobil.

Ketika sudah masuk ke mobil, para pelaku kemudian mengikat mulut korban dengan kain putih, begitu juga dengan kaki dan tangan korban.

Para pelaku lalu membawa korban ke sekitar Taman Ayun Mengwi, Badung.

Setibanya di sana, korban hendak diperkosa, tetapi korban terus berontak.

Pelaku yang kesal kemudian memukul korban dengan botol minuman keras serta dicekik. Meski dianiaya, korban terus melawan.

Karena gagal dan merasa capek memaksa korbannya, para pelaku menurunkan korban yang masih terikat di areal Beji Puseh, Desa Nyitdah.