WNA Asal Turki Ditemukan Lemes dan Dehidrasi, Terdampar 3 Hari Usai Jatuh dari Kapal Pesiar

BULELENG, KALIMANTANLIVE.COM – Setelah terjatuh dari kapal pesiar, Seorang WNA asal Turki bernama Erhan Seckal (39), ditemukan terdampar di sebelah utara Pantai Segara, Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Menurut Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, keberadaan korban diketahui pertama kali oleh seorang nelayan bernama Gede Budiarsa (30), pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 06.00 Wita.

# Baca Juga :VIRAL Video Pengendara Motor Hadang Mobil di Jakarta Barat, Polisi: Bukan Perampokan Tapi Soal Foto-foto

# Baca Juga :VIRAL, Video Penumpang Diduga Tertipu Bus Saat Mudik, Dioper-oper, Padahal Beli Tiket Rp 450.000

# Baca Juga :MARAH Ditagih E-Parking, Pria Ini Ancam Patahkan Leher Wali Kota Medan Bobby Nasution, Viral di Medsos

# Baca Juga :VIRAL Polisi di Bogor Tilang Pengendara Motor Rp 2,2 Juta Hanya karena Spion, Terjadi Tawar Menawar

Saat itu, Budiarsa tengah melaut menuju rumpon atau alat pengumpul ikan yang terletak di sebelah utara Pantai Segara.

Ketika Budiarsa melewati rumpon milik rekan nelayan atas nama Pak Kari, dia melihat sesosok orang asing melambaikan tangan minta tolong dari atas rumpon.

Orang asing tersebut mengenakan celana pendek warna biru bergaris putih dan kaos oblong warna hitam bertuliskan Manchester United.

“Kemudian saksi mendekati rumpon tersebut. Ternyata ada orang asing yang terdampar di atas rumpon tersebut dalam kondisi lemas, mengalami dehidrasi dan fisik tidak ada luka,” kata Sumarjaya dalam keterangan rilis pada Kamis.

Selanjutnya, Budiarsa menolong dan mengevakuasi orang asing tersebut ke pesisir Pantai Segara, Desa Kubutambahan, Buleleng.

Kemudian, saksi melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kubutambahan untuk ditangani lebih lanjut.

Pihak kepolisian bersama warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Kubutambahan, Buleleng untuk menjalani perawatan medis.

Sumarjaya mengatakan, WNA ini merupakan kapten kapal pesiar dengan memiliki 22 orang kru kapal yang semuanya WNA asal Turki.