PELAIHARI, kalimantanlive.com – Libur lebaran menjadi berkah bagi para pedagang jagung rebus di pinggir jalan Bati-bati.
Dagangan mereka diserbu para pembeli yang melintas baik yang pulan dari tempat wisata maupun pulang mudik.
Kawasan Jalan A Yani yang menjadi lokasi pedagang Jagung rebus ramai disinggahi pengendara yang melintas baik yang ke arah Pelaihari maupun sebaliknya.
Jagung rebus pun laris manis dibeli pengendara. Bahkan dalam sehari pedagang mampu menjual hingga 400 biji jagung rebus.
“Alhamdullilah kemarin h+2 lebaran tembus 400 biji jagung rebus sehari saya jual,” kata salah satu pedagang, Imis, Kamis (5/5/2022).
Padahal hari biasanya maksimal ia bisa menjual hingga 100 biji saja.
Libur lebaran jadi berkah bagi pedagang Jagung rebus di Bati-bati.
BACA JUGA: Waspadai Hepatitis Akut, 114 Orang di Jatim Suspect Jaundice, Dinkes: Terapkan PHBS
Banyaknya pembeli membuat pedagang kewalahan mencari pasokan jagung.
“Kami ini menjual saja, ada bosnya yang memasok jagung ke kami, jadi bayarnya setelah jagung rebus laku baru bayar ke yang jual jagung,” katanya.
Akhir-akhir ini kata Imis pasokan jagung berkurang karena informasinya jagung mulai habis di pasaran.
“Sekarang kurang jagung manisnya saja lagi, kalau ada seberapapun akan habis dijual, karena pembeli banyak,” tambahnya.
Harga jagung rebus selepas lebaran kata Imis juga terpaksa naik karena pasokan jagung manis segara juga berkurang.
Dari sebelumnya Rp 10 ribu dapat tiga biji jagung rebus menjadi Rp 4 ribu per biji jagung.
Tak hanya Imis, pedagang jagung lainnya, Rina mengaku kebanjiran pembeli selama libur lebaran.
BACA JUGA: Niat dan Tata Cara Puasa Syawal 6 Hari, Pahalanya Sama Setahun Penuh Berpuasa
“Kurang jagungnya saja sekarang ini, yang beli daripada pasokan jagungnya,” katanya.
Akibat dari minimnya pasokan jagung, pembeli ujar Rina terpaksa harus beberapa kali gigit jari lantaran jagung rebus masih belum masak dan pasokan sedikit.
Jagung rebus Bati-bati terkenal kerena memiliki jagung rebus pajangan yang besar.
Namun itu hanya kulit jagung yang ditumpuk di botol atau kayu.
“Sebenarnya kami tidak menipu, itu hanya penarik minat pembeli, jadi pembeli mampir buat beli,” ujarnya.
Jagung manis segar biasanya direbus di panci besar selama kurang lebih satu jam.
Jagung diberi pewarna kuning agar memiliki warna menarik.
Editor: M Khaitami
Sumber: Banjarmasinpost.co.id










