Mudik ke HST Tak Lengkap Bila Tak Berburu Pakasam

BARABAI, kalimantanlive.com – Bagi warga Kalsel, pakasam adalah kuliner lezat yang cukup disantap dengan nasi hangat.

Pakasam adalah salah satu kuliner khas dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang biasa dijadikan oleh-oleh.

Pakasam terbuat dari ikan air tawar fermentasi yang diolah menggunakan beras sangrai yang ditaburi setelah diberi garam.

Saat liburan idul fitri 1443 hijriah kali ini, para pedagang pakasam mengakui penjualan ikan tersebut meningkat.

“Alhamdulillah dibanding hari biasa lebih banyak pembeli, khususnya mereka yang mudik ke Barabai mau membawa oleh-oleh untuk balik ke daerah perantauan masing-masing, sampai hari ini masih ramai”kata Linda, pedagang pakasam di Pasar Keramat Barabai, Jumat (6/5/2022)

BACA JUGA: Libur Lebaran Idul Fitri 1443 H, Warung Ketuupat di HSS Kebanjiran Pembeli

Linda pun memberikan tips jika ingin membawa pakasam sebagai oleh-oleh ke luar daerah.

Menurutnya, jika jaraknya tak jauh atau hanya beberapa jam seperti ke Banjarmasin, bisa bawa pakasam mentah da setelah sampai ke rumah langsung masukkan lemari es jika tidak ingin dimasak xepat.

Jika perjalanan jauh sampai 10 jam lebih, lebih baik digoreng krispy terlebih dahulu, baru dimasukkan toples dan tutup rapat.

Cara memasak pakasam sendiri, bisa dengan digoreng krispy dengan bawang merah,bawang putih serta cabai merah.

BACA JUGA: Berikan Cinta Lewat Masakan, Koki Spanyol Jadikan Restorannya sebagai Ruang Makan Pengungsi Ukraina

Bisa pula dimasak dengan cara dipepes, dengan menambahkan kelapa muda serut, ditambah bawang merah dan cabai.

Pusat oleh-oleh pakasam di HST ada di Pasar Keramat Barabai, tepatnya di emperan pertokoan Pasar Agrobisnis.

Pedagang berjualan sejak selepas waktu salat subuh, hingga pukul 17.00 wita.

Namun, ada pula salah satu toko yang buka sampai pukul 00.00 wita, sehingga jika pemudik balik malam hari masih bisa membeli pakasam.

Adapun jenis ikannya, terdiri sepat, saluang, papuyu, haruan, baung, kalatau, nila, toman dengan harga dkisaran Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogram tergantung jenis ikan yang dipilih.

“Kalau beli banyak secara kiloan di harga boleh kurang,”kata Linda, pedagang pakasam dari Desa Mahang Sungai Hanyar kecamatan Pandawan.

Editor: M Khaitami
Sumber: banjarmasinpost.co.id