JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ustaz Qomar dikeroyok sejumlah remaja di kawasan makam di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta, beberapa hari lalu.
Meski badan babak belur, Ustaz Qomar tetap tetap mau memaafkan 15 remaja yang mengeroyoknya
Pemberian maaf itu diberikan kepada perwakilan para pengeroyok yang datang ke rumahnya Ustaz Qomar.
# Baca Juga :Amaq Sinta, Korban Begal Jadi Tersangka: Dikeroyok, Ditebas Pakai Samurai, Baju Robek Tapi Tubuh Tidak Luka
# Baca Juga :Ade Armando Dikeroyok di Tengah Aksi Demo Mahasiswa, Saksi Mata: Pelaku Kelompok Perusuh
# Baca Juga :Ketahuan Pakai Airsoft Gun Pelaku Perampokan Langsung Dikeroyok Sekuriti dan Karyawan Bank BJB Jaksel
# Baca Juga :VIRAL Pegawai Dishub di Labuan Bajo Dikeroyok, Ditendang dan Diinjak, Awalnya Menegur Pengendara Melawan Arus
Tujuannya, selain untuk silaturahmi lebaran, juga meminta maaf serta bersedia melakukan biaya ganti rugi atas apa yang dialami Ustaz Qomar akibat pengeroyokan gegara main petasan di makam itu.
Ustaz Qomar sendiri mengaku telah memaafkan para remaja yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.
“Mereka datang kemari, pertama buat silaturahmi, kedua minta maaf, yang ketiga mau ngasih ganti rugi,” kata Ustaz Qomar saat ditemui di kediamannya, kemarin.
Ustaz Qomar sendiri mengaku telah memaafkan sejumlah remaja yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.
Namun, ia ingin proses hukum tetap berjalan.
“Kedatangan saya terima, minta maaf, saya maafin, tapi proses hukum tetap berjalan,” ujarnya.
Sementara aparat kepolisian telah menetapkan 2 tersangka kasus pengeroyokan terhadap Ustaz Qomar.
Pengeroyokan terhadap pria 49 tahun itu terjadi di pemakaman wakaf di kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada H+1 Lebaran atau Selasa (3/5/2022) pagi.
Sebelum dikeroyok, Ustaz Qomar sempat dua kali menegur rombongan pemuda yang menyalakan petasan di areal pemakaman.
Hingga akhirnya dia diserang dan mengalami sejumlah luka.
Tak hanya menetapkan tersangka, polisi juga mempertemukan pelaku dengan korban, Ustaz Qomar.







