MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang bocah di Desa Garis Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tersambar petir, Minggu (8/5/2022) sekitar pukul 17.00 Wita.
Informasi dihimpun seperti dikutip di Banjarmasinpost.co.id, peristiwa bocah tersambar petir viral di media sosial.
Sebelumnya tiga bocah asyik bermain di bawah sebuah pohon di halaman rumah korban.
# Baca Juga :Tersambar Petir, Mahasiswa Tergelatak di Jalan, Handphone di Saku Celana Hangus Terbakar
# Baca Juga :VIRAL Video Petir Sambar Sirkuit Mandalika, Disertai Percikan Api Saat Hujan Deras Sebelum Race Digelar
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem 29 Wilayah, Sabtu 9 April 2022, BMKG: Kalsel dan Jakarta berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :Sambaran Petir Tewaskan Seorang Pelajar di Kabupaten Banjar yang Sedang Berada di Sawah
Tiba-tiba terdengar gelegar suara petir memacah disiang bolong dan menyambar ketiga bocah yang sedang bermain tersebut.
Dari tiga bocah itu, bocah bernama Abi berusia 10 tahun, tak terselamatkan.
Orangtuanya sempat membawa anaknya menuju Puskesmas Simpangempat 2 di Jalan A Yani Km 67,5 Desa Sungai, Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel.
Petugas medis di UGD Puskesmas Simpangempat 2 yang memeriksa jasad bocah tersebut, menyatakan sudah meninggal dunia.
Kepala Puskesmas Simpangempat 2, HM Fakhrurrozie dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (9/5/2022) membenarkan petugasnya menangani bocah tersambar petir.
Menurutnya, wilayah Desa Garis di Kecamatan Cintapuri Darussalam, kerap terjadi korban tersambar petir.
Namun, penanganan terhadap korban tersambar petir yang dialami anak-anak baru kali pertama.
“Biasanya itu korban tersambar petir dari Desa Garis itu orang dewasa yang sebelumnya beraktivitas memancing ikan,” katanya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







