RAJA SALMAN Dilarikan ke RS di Jeddah, Kondisi Penjaga Dua Masjid Suci Masih Misteri

KALIMANTANLIVE.COM – Kabar sedih dari Arab Saudi. Raja Salman bin Abdulaziz mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu (7/5/2022) di Kota Jeddah.

Terungkap fakta, Raja Salman dilarikan ke Rumah Sakit seiring untuk menjalani tes medis.

Menurut laporan media pemerintah Saudi Press Agency pada Minggu (8/5/2022), mengutip dari pernyataan pengadilan kerajaan, Raja Salman sedang menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Spesialis King Faisal.

# Baca Juga :FAKTA Vaksin Booster di Indonesia, dari Saudi ‘Tak Izinkan’ Sinovac hingga Jemaah Umrah harus Bayar

# Baca Juga :Saudi Kucurkan Dana Rp214 Triliun Bangun Al Ula, Kota yang Dihindari Nabi Muhammad SAW

# Baca Juga :Putra Mahkota Saudi Nekat Bangun Wilayah yang Dihindari Nabi Muhammad SAW, Ini Fakta Horor Al Ula dan Mada’in Saleh

# Baca Juga :Tak Lagi Ditabukan, Arab Saudi Kini Mengizinkan Perayaan Halloween yang Identik dengan Festival Hantu

“Semoga Tuhan menjaga Penjaga Dua Masjid Suci dan semoga dia menikmati kesehatan dan kesejahteraan,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut tidak memberi informasi rinci lainnya.

Menurut France24, jarang bagi kerajaan yang tertutup untuk melaporkan kesehatan raja.

Pada tahun 2017, Arab Saudi menolak laporan dan spekulasi bahwa raja berencana turun tahta demi putranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Diketahui Pangeran MBS merupakan penguasa de facto negara itu.

Raja berusia 86 tahun ini sempat menjalani operasi kandung empedu pada 2020.

Kemudian ia dilaporkan dirawat di rumah sakit karena baterai alat pacu jantungnya harus diganti, pada Maret lalu.

Dilansir Reuters, Raja Salman merupakan pemimpin Arab Saudi yang merupakan eksportir minyak utama di dunia pada 2015 setelah menghabiskan lebih dari 2,5 tahun sebagai putra mahkota dan wakil perdana menteri.

Di bawah pemerintahannya, Arab Saudi telah meluncurkan reformasi ekonomi yang ambisius untuk era pasca-minyak dan memberikan lebih banyak hak kepada perempuan, sambil mengadopsi kebijakan luar negeri yang lebih tegas termasuk memasuki perang di negara tetangga Yaman.

Sewaktu Corona melanda, Raja Salman bin Abdul Aziz dari Arab Saudi mengaku sangat bersedih melihat perayaan Ramadhan 1441 H di sejumlah negara tahun ini yang sangat tidak seperti sebelumnya.

Arab Saudi adalah tempat Kabah di Masjidil Haram yang merupakan tempat suci dan kiblat umat Islam sedunia.

Raja Salman mengatakan bahwa dia sedih karena umat Islam tidak bisa Shalat Tarawih atau Salat Tarawih bersama di masjid-masjid.