KONAWE, KALIMANTANLIVE.COM – Tersambar petir saat berjalan, Dadang (24) seorang mahasiswa di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas.
Mahasiswa ini merupakan warga Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe itu tersambar petir saat hendak ke rumah rekannya.
Peristiwa terjadi pada Minggu (8/5/2022) sekira pukul 15.00 Wita.
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem 29 Wilayah, Sabtu 9 April 2022, BMKG: Kalsel dan Jakarta berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :WASPADA! 20 Wilayah Alami Cuaca Ekstrem, Selasa 29 Maret 2022, BMKG: Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :Sambaran Petir Tewaskan Seorang Pelajar di Kabupaten Banjar yang Sedang Berada di Sawah
# Baca Juga :VIRAL Video Petir Sambar Sirkuit Mandalika, Disertai Percikan Api Saat Hujan Deras Sebelum Race Digelar
Ibu korban Idar Royani menjelaskan, peristiwa bermula saat anaknya menelpon rekannya dan kemudian keluar dari rumah saat cuaca hujan disertai petir
“Setelah menelpon dia keluar, katanya mau pergi bayar ongkos perbaikan motor temannya,” katanya.
Saksi mata Sutar Pagala mengatakan, saat itu dirinya melihat korban sedang berjalan dalam kondisi hujan.
Namun beberapa menit kemudian terdengar suara petir seiring dengan jatuhnya korban ke tanah.
“Dia lagi jalan, tidak lama kemudian bunyi petir setelah itu dia langsung jatuh,” ujarnya.
Saat dievakuasi, warga menemukan sebuah handphone dalam saku celana korban sudah dalam kondisi pecah dan hangus terbakar.
“Ini HPnya saya dapat di saku celana masih berasap tadi waktu saya tarik,”tambahnya.
Warga yang ada di lokasi pun sempat membawa korban ke rumah sakit terdekat namun nyawanya sudah bisa tertolong.
Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga di Kelurahaan Anggaberi.
editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com







