Berangkatkan Jemaah Haji ke Arab Saudi, Pemerintah Siapkan 2 Maskapai Ini

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk memberangkatkan dan memulangkan jemaah haji yang berhak ke Tanah Suci pada tahun 2022, Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan dua maskapai.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan, pihaknya tengah memfinalisasi proses kontrak kerja sama dengan maskapai-maskapai tersebut.

Dua maskapai itu adalah Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

# Baca Juga :Kriteria Jemaah Haji Reguler yang Berhak Berangkat 2022, dari Usia hingga Vaksinasi Covid-19

# Baca Juga :Biaya Haji Embarkasi Banjarmasin Sebesar Rp 41.235.290 Per Calon Jemaah Haji

# Baca Juga :RINCIAN Jadwal Pemberangkatan Haji 2022, Kuota untuk Indonesia 100.051 Jemaah

# Baca Juga :Musim Haji 2022, Kepala Kemenag Kalsel HM Tambrin : Kalsel Dapat Kuota Haji 1.743 Orang

“Proses koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, dan pemerintah daerah juga terus dilakukan dalam proses persiapan penyelenggaraan haji tahun ini,” kata Mujab dalam keterangan tertulis, Senin (9/5/2022).

Diperkirakan, para jemaah haji yang berhak ke Arab Saudi tahun ini diberangkatkan melalui 236 penerbangan.

Sementara itu, secara total, ada 92.825 jemaah haji reguler yang berhak berangkat tahun ini. Nama-nama yang telah terverifikasi dapat diakses langsung lewat laman haji.kemenag.go.id.

Selebihnya, terdapat 7.226 kuota haji khusus yang juga akan diberangkatkan, sehingga total kuota haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia sebanyak 100.051 orang.

Mujab mengatakan, para jemaah haji Indonesia akan dibagi ke dalam 241 kloter, dengan pemberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 4 Juni 2022.

Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, mengatakan bahwa kuota haji Indonesia tahun ini berkurang dari kuota normal.