VIRAL Mobil Dinas Jemput Pejabat Ngetem dan Bikin Macet di Bandara Soeta, TNI AD Minta Maaf

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah potingan foto viral di media sosial setelah diunggah oleh pengguna akun Twitter, @hotradero.

Dalam twit itu, pemilik akun @hotradero menyebutkan, kemacetan terjadi di tempat penumpang menunggu taksi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (8/5/2022).

Katanya, kemacetan disebabkan adanya mobil dinas atau protokoler yang mengetem untuk menjemput pejabat yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

# Baca Juga :VIRAL Kerusuhan di Blora, Polisi Ungkap Penyebab dari Minuman Keras hingga Keseruan Dangdutan

# Baca Juga :VIRAL Suami Istri Unggah Video Injak Alquran dan Tantang Muslim, MUI: Terima Kasih Polisi

# Baca Juga :VIRAL Warga Jepara Klaim Bangun Jembatan Pakai Duit Sendiri Rp3,7 M, Bupati & Ganjar Pura-pura Tidak Tahu

# Baca Juga :VIRAL Video Pengendara Motor Hadang Mobil di Jakarta Barat, Polisi: Bukan Perampokan Tapi Soal Foto-foto

“Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Jalanan macet parah karena ada pejabat pulang dijemput fasilitas protokoler yang ngotot maunya nunggu di pinggir jalan. Dua jalur habis dimakan mobil mereka. Sisa satu,” tulis pemilik akun @hotradero.

Pemilik akun itu menyebutkan, berdasarkan pernyataan petugas satpam di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, para penjemput itu menolak parkir di tempat parkir.

Ia turut menggunggah sebuah foto yang menggambarkan suasana kemacetan di sana.

Dalam foto itu terlihat dua mobil dinas sebuah instansi. Warna kedua mobil itu hijau.

“Foto diambil di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta jam 19:56. Posisi di tempat penumpang mengambil taksi,” tutur pemilik akun @hotradero.

Pengunggah twit merasa heran melihat dua mobil dinas itu mengetem di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

“Aneh juga mobil protokoler ngetem di Terminal 2 yang melayani pesawat grup Lion Air (Lion Air, Batik Air, Superjet Air). Pejabat pemerintah kalau perjalanan dinas biasanya pakai pesawat Garuda. Jangan-jangan yang dijemput orang pulang liburan atau mudik…,” kata pengunggah dalam twit berikutnya.

Kompas.com telah menghubungi pemilik akun @hotradero melalui fitur pengirim pesan di Twitter. Namun, pemilik akun tersebut belum merespons hingga berita ini ditayangkan.