Sebagai gantinya, Trump memilih untuk tetap menggunakan aplikasi sosial medianya sendiri “Truth Social” yang kurang populer.
Twitter dan platform online lainnya melarang Trump untuk memiliki akun setelah para pendukungnya tersulut oleh cuitannya terkait tudingan kecurangan dalam Pilpres AS 2020 yang menyebabkan ia kalah dari Joe Biden.
Cuitannya dinilai memiliki andil dalam penyerangan yang dilakukan ribuan pendukungnya terhadap Gedung Capitol Hill pada 6 Januari 2021 lalu.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia








