“Anggota kami, AKP Silaen posisinya di depan, karena dia yang memimpin. Saat itu dia mengenakan rompi anti peluru, tetapi ditusuknya di perut kirinya,” katanya.
Setelah Silaen ditombak, anggota yang berada di belakangnya lantas menembak Galing. Polisi melepaskan tiga tembakan ke arah dada yang menyebabkan Galing tewas di tempat.
“Terkait kejadian ini, sudah kami berikan pengertian kepada keluarga pelaku dan kami sampaikan apa adanya yang kemudian tindakan tegas diambil karena tindakan pelaku juga beresiko terhadap anggota lainnya,” kata dia.
Taufik Hardiansyah alias Galing masuk ke dalam DPO terkait 11 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) maupun pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah wilayah.
“Ke-11 TKP ada ada enam TKP pencurian dengan kekerasan di wilayah Polres Batanghari, dua TKP di Polresra Jambi masing-masing satu kasus pencurian kekerasan atau curas dan satu pencurian pemberatan (curat) serta tiga TKP di Muarojambi,” kata Irwan.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia









