Laporan WMO tentang keadaan iklim global menyatakan, tahun lalu suhu rata-rata global mencapai 1,1 derajat di atas garis dasar pra-industri. Sedangkan lapor akhir untuk tahun 2021 baru akan dirilis pada 18 Mei.
WMO mengatakan peristiwa La Nino berturut-turut pada awal dan akhir tahun 2021 memiliki efek pendinginan pada suhu global. Namun, ini hanya sementara dan tidak membalikkan tren pemanasan global jangka panjang.
Badan tersebut menambahkan, setiap perkembangan peristiwa El Nino akan memicu suhu Bumi. Seperti yang terjadi pada 2016 yang tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia









