DIAM-diam Punya 2 Suami, Perempuan di Cianjur Diusir Warga, Ini Tipu Muslihat Pelaku Poliandri Ini

KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara nekat memiliki dua suami atau poliandri, seorang perempuan berinisial NN (28) diusir warga dari Kampung Sodong Hilir, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur beberapa hari lalu.

Tidak hanya diusir, warga Desa Tanjungsari juga membakar pakaian NN.

Aksi pengusiran dan pembakaran itu pun viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 27 detik terlihat warga membakar pakaian, lalu mengusir NN dan keluarganya dari kampung.

# Baca Juga :Derita Briptu SC, Lagi Hamil, Suami Selingkuh Laporannya Ditolak Sesama Polwan, Ini Janji Polda Sumsel

# Baca Juga :VIRAL Seorang Polwan Bongkar Perselingkuhan Suami dengan Istri Orang, Curiga Cek Hp saat Malam

# Baca Juga :Jadi Tersangka, Isteri yang Selingkuh ‘di Depan Suami’ di Tabalong Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi

# Baca Juga :Menginap di Hotel Bareng Suami, Istri di Tabalong Malah Selingkuh di Kamar Berbeda, Polisi Amankan BH Abu-abu

Tokoh masyarakat Desa Tanjungsari Aep Ibing (60) mengatakan NN yang masih berstatus istri TS (49) diam-diam menikah siri dengan UA (32), warga Desa Babakancaringin, Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

“Pernikahan siri NN dengan UA dilakukan tanpa sepengetahuan dari suaminya, padahal antara dirinya dengan TS masih terikat dalam sebuah perkawinan yang sah,” ujar Aep dikutip dari detikcom, Selasa (17/5).

Perempuan itu diketahui menikah dengan suami keduanya di Desa Babakancaringin pada Desember 2021 lalu. Mereka melibatkan seorang ustaz setempat.

Namun, kasus poliandri NN baru terbongkar pada 10 Mei 2022. Seorang keluarga TS menelusuri isu pernikahan antara NN dengan laki-laki lain.