HEBAT, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa, Sejarah Unik Perebutan Trofi Golden Boot

KALIMANTANLIVE.COM – Partai pamungkas Liga Europa dimenangkan Eintracht Frankfurt lewat babak adu penalti setelah laga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, tersebut berakhir imbang 1-1.

Dalam laga Rangers vs Eintracht Frankfurt, sejarah tercipta dalam pagelaran final Liga Europa pada Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.

Joe Aribo membawa Rangers unggul lebih dulu pada menit ke-56, sebelum Rafael Santos Borre Maury mencetak gol balasan (67′).

# Baca Juga :Frankfurt Juara Liga Europa 2021-2022: Final Kalahkan Rangers Lewat Adu Penalti!

# Baca Juga :HASIL Eintracht Frankfurt vs West Ham United: Die Adler dan Rangers ke Final Liga Europa, Sejarah Tercipta

# Baca Juga :HASIL Lengkap Liga Europa 2021-2022: Barcelona Tersingkir, West Ham Gilas Lyon Tanpa Balas

# Baca Juga :HASIL Barcelona Vs Frankfurt Liga Europa 2021-2022: Kalah agregat 3-4, Blaugrana Tersingkir

Pada babak adu penalti, Frankfurt keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4 atas Rangers.

Kemenangan Frankfurt tak lepas dari kesuksesan kiper Kevin Trapp yang menepis tendangan Aaron Ramsey pada percobaan keempat.

Kendati kalah, suatu pencapaian unik didapat oleh kapten Rangers, James Tavernier.

Bek kanan tersebut menjadi top skor Liga Europa dengan torehan 7 gol dari 14 pertandingan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Empat dari tujuh golnya di Liga Europa musim ini datang lewat titik putih.

Bek berusia 30 tahun tersebut mengungguli pencapaian Karl Toko Ekambi (Lyon) dan Galena (Braga, kemudian Porto).

Ia menjadi bek pertama yang memenangkan trofi Golden Boot alias top skor di ajang Liga Champions atau Liga Europa.

Tavernier juga menjadi pemain asal Inggris pertama yang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Europa.

Lebih luar biasa, Tavernier mencetak keseluruhan golnya di babak knockout dengan sang pemain buntu sama sekali di fase grup.

Tavernier mencetak tiga gol dalam dua leg knockout pertama kontra Borussia Dortmund, satu gol kontra Red Star pada babak 16 besar, dua gol pada leg kedua perempat final kontra Braga, dan satu gol pada semifinal leg pertama lawan Leipzig.

Sang pemain memang tak bisa mencetak gol kontra Frankfurt di final tetapi ia berkontribusi dengan maju sebagai penendang pertama pada babak adu penalti.

Hanya bomber Real Madrid, Karim Benzema, yang telah mencetak lebih banyak gol di babak knockout kompetisi antarklub Eropa dengan 10 gol musim ini.

editor : NMD
sumber : kompas.com