KALIMANTANLIVE.COM – Film horor KKN di Desa Penari hingga saat ini terus menjadi perbincangan pencinta film horor.
Bahkan bukan hanya cerita film yang menebarkan hawa keseraman, namun cerita di lokasi syuting juga tak kalah serunya.
Rumah yang dijadikan lokasi syuting film horor KKN di Desa Penari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sempat menjadi viral di media sosial setelah pemiliknya rela pindah karena merasa takut.
# Baca Juga :Film KKN di Desa Penari Go International, Tayang di Singapura, Tiket Hari Pertama Sold Out
# Baca Juga :11 Hari Ditayangkan di Bioskop Indonesia, “KKN di Desa Penari” Raup 3,7Juta Penonton
# Baca Juga :Manoj Punjabi Marah dan Ancam Pidana bagi Penyebar Cuplikan Film KKN di Desa Penari di TikTok
# Baca Juga :Sejak Pagi Penonton KKN di Desa Penari Sudah Mengantre di Depan Loket Penjualan Tiket KCM Banjarmasin
Ngaidyo, pemilik rumah, sudah tak lagi menempati rumah tersebut sejak 2019, atau saat syuting film KKN di Desa Penari.
“Dan setelah selesai syuting, pindah karena di situ perasaannya takut. Sudah lama itu sekitar satu tahunan mereka pindah,” kata Chasanah, Ketua RT 002 RW 001 Pedukuhan Ngluweng, Chasanah, Rabu (18/5/2022).
Tak hanya itu, menurut Chasanah, Ngadiyo berencana menjual bangunan rumah miliknya itu.
“Iya (bangunan rumah mau dijual), tapi saya tidak tahu detailnya. Seperti laku tidaknya, belum tahu saya,” kata Chasanah.
Kondisi Rumah Lokasi Syuting

Dari pengamatan Kompas.com, rumah lokasi syuting KKN di Desa Penari berada di Padukuhan Ngluweng, Kalurahan Ngleri.
Rumah dengan arsitektur limasan tersebut berdindinh kayu dan terkesan tak terawat.
Lalu, di sisi kiri rumah dipenuhi tumbuhan bambu dan di sebelah kanan tampak berdiri pohon jati.
Rumah dengan gaya limasan itu juga terkesan tak terawat karena sudah lama tak ditinggali. Beberapa genteng di atap pun sudah melorot.
Lokasinya pun jauh dari rumah tetangga lainnya. Selain itu, beberapa genteng di atap
“Yang tinggal dulu hanya Pak Ngadiyo dan istrinya. Setelah syuting, yang punya rumah sakit dan tinggal bersama anaknya di Banaran,” kata dia.
Cerita warga jadi figuran film KKN di Desa Penari
Selain itu, menurut Chasanah, proses syuting film KKN di Desa Penari lebih kurang satu bulan. Saat proses syuting Ngadiyo dan keluarga tidak berada di rumah.










