Arah Kebijakan Pembangunan Kalimantan Selatan sendiri telah mengakomodir dinamika pembangunan ini dengan berupaya menyelaraskan kebutuhan IKN serta membuka peluang agroindustri melalui food estate di Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam Musrenbang Regional Kalimantan yang mengusung Tema “Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan dalam Membangun Ibukota Negara Baru” itu juga disepakati Pogram Prioritas Regional dalam sebuah kesepakatan bersama yang disebut “Bosda” Borneo Sustainable Development Agreement.
BACA JUGA: Gubernur Sahbirin Noor Serahkan LKPD Provinsi Kalsel 2021 ke BPK RI, Siap Terima Masukan
Kesepakatan itu merupakan komitmen percepatan pembangunan dalam rangka mendukung IKN melalui konektifitas skala regional kalimantan, berupa jalan, rel kereta api dan bandara internasional di Kalimantan sebagai penghubung ke Kawasan Ibukota Negara (IKN), pengembangan kawasan strategis nasional di Kalimantan.
Pengembangan energi di Kalimantan berupa peningkatan akses listrik, jaringan listrik dan pembangkit listrik serta sumber-sumber energi baru terbarukan dalam skala regional dan nasional dengan tetap berkomitmen dalam melakukan rehabilitasi lingkungan hidup yang berdampak secara regional serta masing-masing wilayah berperan sebagai penggerak perekonomian skala regional di Kalimantan sebagai pendukung IKN. (*/adv)
Sumber : Adpim
Editor : Elpian







