KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah asteroid berukuran empat kali Gedung Empire State di New York meluncur deras ke arah Bumi pada Jumat 27 Mei 2022 mendatang.
Kondisi asteroid menuju bumi itu disampaikan langsung NASA Center for Near Earth Object Studies (CNEOS).
Berdasarkan analisanya, NASA menyebutkan, asteroid bernama 7335 (1989 JA) itu berjarak cukup jauh dari Bumi.
# Baca Juga :China Bakal Tabrakkan Pesawat Luar Angkasa ke Asteroid yang Ancam Bumi, Efektifkah?
# Baca Juga :Asteroid Raksasa Bakal Tabrak Orbit Bumi, Ukurannya Dua Kali Big Ben di London
# Baca Juga :Dihantaman Asteroid 66 Juta Tahun Lalu, Nenek Moyang Manusia di Bumi Tinggalkan Pohon
# Baca Juga :Air di Mars Ditemukan, Penjelajah Zhurong Milik China Memiliki Bukti Kondisinya Masih Baru
Jaraknya sekitar 4 juta kilometer, atau hampir 10 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan. Kendati demikian, ukuran asteroid sangat besar dengan diameter hingga 1,8 km.
Sehingga, NASA mengklasifikasikan batuan luar angkasa tersebut “berpotensi berbahaya.” Artinya 7335 (1989 JA) dapat menyebabkan kerusakan besar pada Bumi, jika orbit atau lintasannya berubah.
Dilansir dari Live Science, Minggu (22/5/2022) asteroid 7335 (1989 JA) merupakan batu luar angkasa terbesar di tahun ini yang akan melintas ke arah Bumi.
Sementara, para ilmuwan NASA memperkirakan asteroid akan bergerak dengan kecepatan sekitar 76.000 km/jam.
Asteroid 7335 (1989 JA) juga tergolong dalam kelompok yang disebut kelas Apollo, yakni asteroid yang mengorbit Matahari. Asteroid kelas Apollo, turut melintasi planet Bumi yang ditinggali makhluk hidup secara berkala.
Hingga kini, para astronom telah mencatat setidaknya 15.000 asteroid semacam itu di luar angkasa.
Setelah melintas di tanggal 27 Mei nanti, asteroid tersebut akan kembali mendekati Bumi pada 23 Juni 2055. Adapun jarak antara asteoroid 7335 (1989 JA) dengan Bumi diperkirakan setara dengan 70 kali jarak Bumi dan Bulan.
Batuan luar angkasa ini merupakan salah satu dari lebih dari 29.000 objek dekat Bumi (NEO) yang dilacak NASA setiap tahun. Sebagai informasi, NEO adalah objek luar angkasa yang melintas dalam jarak sekitar 48 juta km dari orbit Bumi.
“Sebagian besar benda-benda ini sangat kecil, asteroid 7335 (1989 JA) berukuran lebih besar dari sekitar 99 persen NEO yang diamati NASA,” kata badan penerbangan antariksa Amerika Serikat tersebut.







