HELP! Ada 130 Kucing Ditelantarkan di Sebuah Ruko di Surabaya, Unggahan Viral di Medsos

KALIMANTANLIVE.COM – Banyak netizen yang terenyuh ketika melihat unggahan di media sosial yang informasikan adanya ratusan kucing yang ditelantarkan oleh penyewa ruko di Surabaya pada Jumat (20/5/2022).

Unggahan ini pun saat ini menjadi viral di media sosial.

“Help!” tulis pengunggah dalam twitnya.

# Baca Juga :VIRAL Video Sopir Pajero Arogan, Rambut Cepak, Tampar Pengemudi Yaris dan Ugal-ugalan di Jalan Tol

# Baca Juga :KRONOLOGI Kecelakaan Lalin Porsche Vs Sepeda Motor di Tangerang, Videonya Viral

# Baca Juga :VIRAL Video Kereta di Indonesia Terobos Banjir Mirip Anime Spirited Away, Terungkap Spesifikasi Keretanya

# Baca Juga :Pengendara Motor Adang Bus Ngeblong, Minta Berbagi di Jalan, Videonya Viral di Medsos

Dalam twit juga dilengkapi dengan foto beberapa kucing yang ada di dalam kandang.

Foto tersebut juga berisi keterangan bahwa penyewa ruko disebutkan kabur tanpa kabar dan meninggalkan kucing-kucing tersebut.

“Pihak damkar yang sempat mau mengevakuasi seluruh kucing juga kebingungan mau ditaruh mana kucing sebanyak ini. Sementara pemilik ruko sudah mau ambil alih kembali rukonya,” bunyi keterangan tersebut.

Lalu, bagaimana kronologi kejadian dan seperti apa penanganan dari petugas pemadam kebakaran (damkar) Surabaya menangani hal ini?

Kronologi kejadian

Kepala Dinas (Kadis) Damkar Surabaya Dedik Irianto membenarkan bahwa kejadian ratusan kucing ditelantarkan di salah satu ruko berlokasi di Surabaya.

“Betul, kejadiannya Jumat, 20 Mei 2022. Lokasi Ruko Puncak Bukit Golf sekitar pukul 14.30 WIB,” ujar Dedik saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/5/2022).

Menurut catatan damkar Surabaya, di ruko tersebut ada 130 ekor kucing dan 1 ekor anjing.

Dedik mengatakan, pihaknya datang ke lokasi karena ada keluhann dari warga sekitar karena bau menyengat dari ruko.

Keluhan tersebut disampaikan warga kepada pemilik ruko.

“Petugas yang datang ke lokasi berkoordinasi dengan pemilik ruko terkait evakuasi hewan yang berada di dalam ruko,” ujar Dedik.

Ia menjelaskan, dari beberapa keterangan, hewan yang berada di dalam ruko tersebut bukan milik pemilik ruko.

“Hewan-hewan yang ditinggalkan itu merupakan titipan dari orang, yang mana saat ini tidak bertanggungjawab dan pemilik hewan tersebut dihubungi tidak bisa,” lanjut dia.