KANDANGAN, KALIMANTANLIVE.COM – Diteror pria membawa mandau dan belati, warga Desa Bayanan Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, resah.
Pasalnya pria yang membawa mandau dan sebilah belati itu kepergok warga dengan ke sebuah Musala desa setempat pada Kamis (19/5/2022) tengah malam.
Entah apa motifnya, pria tersebut ketahuan warga dan diamankan oleh warga sekitar karena dianggap meresahkan.
# Baca Juga :Pasutri Tewas di Rumah Dukun di Sulsel, Warga Ngamuk Lakukan Penganiayaan Pakai Sajam hingga Keluarkan Pistol
# Baca Juga :Pria di Banjarmasin Selatan Ancam Teman Kerja dengan Sajam, Hanya Gara-gara Hal Sepele Ini
# Baca Juga :Ditegur saat Menggeber Motor, Seorang Sopir Menganiaya Pelajar dengan Sajam Hingga Tewas
# Baca Juga :Diserang Ninja Pakai Pedang, 2 Polisi Prancis Terluka di Wajah, Balas Serangan Sajam dengan Tembakan
Bahkan video pengamanan pria tersebut viral di media sosial hingga grup whatsapp.
Kapolsek Daha Selatan, Iptu J Tobing pada Minggu (22/5/2022) membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan pria tersebut bukanlah warga Daha Selatan.
Berdasarkan data KTP pria tersebut berusia 36 tahun dan merupakan warga Desa Malutu Kecamatan Padang Batung.
Ia menyebut jika pria tersebut berinisial TF, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ),
Pihaknya pun tidak menahan pria tersebut mengingat jika ia mengalami gangguan jiwa.
“Pihak keluarga datang bersama kepala desa menjelaskan. Memang ada gangguan jiwa (ODGJ),” katanya.
TF sempat menikah dengan warga Daha Selatan namun bercerai karena persoalan gangguan jiwa tersebut.
Alhasil, keluarga sepakat untuk membawa TF ke Rumah Sakit Sambang Lihum untuk perawatan lebih lanjut.
editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com










