BONUS SEA Games 2021 Indonesia Bikin Negara Tetangga Terkejut dan Atletnya Tergiur

KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah atlet negara tetangga terkejut mengetahui bonus untuk kontingen Indonesia yang meraih medali SEA Games 2021.

Bahkan, dengan jumlah yang menggiurkan itu mereka tergiur untuk membela Indonesia.

Hal ini merujuk hadiah uang yang diberikan pemerintah Indonesia untuk atlet berprestasi pada SEA Games 2019 di Filipina.

# Baca Juga :SIAPA Marques Bolden? Ini Profil Pemain Naturalisasi yang Bikin Indonesia Ukir Sejarah Basket SEA Games

# Baca Juga :UKIR Sejarah, Timnas Basket Indonesia Memutus Deminasi Filipina di SEA Games: Raih Medali Emas

# Baca Juga :KLASEMEN Akhir Medali SEA Games 2021: Vietnam Juara Umum, Indonesia Ketiga, Malaysia?

# Baca Juga :Hasil SEA Games 2021, Timnas Indonesia Raih Perunggu, Kalahkan Malaysia Lewat Adu Penalti

Para peraih medali untuk nomor perorangan mengantongi uang dengan jumlah besar.

Kala itu, peraih medali emas memperoleh Rp 500 juta. Peraih medali perak diganjar uang Rp 300 juta sedangkan peraih perunggu mendapatkan Rp 150 juta.

Nah, bagaimana dengan para peraih medali pada SEA Games 2021 di Vietnam? Pemerintah belum menentukan besaran bonusnya, tetapi apa yang dilakukan tiga tahun lalu bisa menjadi rujukan.

Soal besarnya bonus atlet Indonesia ini membuat para atlet negara tetangga terkejut. Demikian menurut laporan kantor berita Antara, yang sempat berbincang dengan sejumlah atlet Asia Tenggara dalam SEA Games 2021.

Mereka memberikan reaksi yang sama ketika mengetahui bonus yang diterima atlet Indonesia dalam SEA Games 2019.

“Wow, mereka bisa langsung menjadi jutawan!” ujar atlet taekwondo Malaysia, Jason Loo Jun Wei.

Pernyataan ini tak berlebihan karena bonus yang diterimanya sangat jauh dibandingkan para atlet Indonesia. Jason Loo, peraih medali emas taekwondo kategori poomsae ganda campuran SEA Games 2019 hanya memperoleh 20.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 66 juta).

Nominal yang tak jauh berbeda diterima atlet Filipina, Jeordan Dominguez. Peraih medali emas kategori gaya bebas poomsae hanya menerima bonus 300.000 peso (sekitar Rp 83 juta).

“Wah banyak sekali. Kalau begitu saya juga mau menjadi atlet Indonesia,” ujar Dominguez.

Taekwondoin Vietnam, Nguyen Dinh Khoi, juga membeberkan bonus yang diterima.

Dikatakannya, pemerintah Vietnam mengguyur bonus 30 juta dong Vietnam (sekitar 18 juta) untuk peraih emas, 20 juta dong (sekitar Rp 12 juta) untuk perak dan 10 juta dong (Rp 6 juta) untuk perunggu.