JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi kader partai politik jelang Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Namun, Anies Baswedan belum mau menanggapi saran untuk dirinya agar merapat atau menjadi kader partai politik itu.
Anies pun turut mengungkap rencana aktivitasnya selepas habis masa jabatan Gubernur DKI Jakarta nanti.
“Ya nanti break dulu lah sebentar, habis itu baru,” kata Anies di UGM, Sleman, DIY, Rabu (25/5).
# Baca Juga :Anak Eks Diktator Filipina Marcos Jr Unggul di Pilpres, China Bakal Berkibar, Amerika?
# Baca Juga :Disebut Berpeluang Menang di Pilpres jika Duet dengan Anies, AHY Malah Ingin Jalankan Amanah Demokrat
# Baca Juga :Mahfud MD Buka-bukaan soal Menteri yang Jatah Rp 40 M hingga Ambisi jadi Cawapres di Pilpres 2024
# Baca Juga :ANDAI Pilpres Digelar Hari Ini, Prabowo Presiden, Ganjar Kedua Menyusul Anies Baswedan, IPI: 3 Bulan Tak Berubah
Selain itu, Anies mengatakan masih ingin menuntaskan rencana programnya sebelum habis masa jabatan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 pada Oktober tahun ini.
“Sekarang ini saya saya sedang menuntaskan di Jakarta. Jadi saya berharap beberapa bulan terakhir ke depan, semua yang menjadi rencana program bisa dituntaskan,” kata Anies.
Dalam waktu dekat, Anies masih akan terlibat di grand launching atau peresmian Jakarta International Stadium dan Taman Ismail Marzuki yang menjalani revitalisasi.
“Jadi saya masih konsentrasi di situ. Nanti kalau itu sudah selesai baru memikirkan tahap berikutnya. Ada urutannya,” kata Anies.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi kader partai politik.
Ia mengatakan persaingan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan semakin ketat. Saat ini elektabilitas Anies cukup tinggi.
Dia mengatakan dengan memiliki kendaraan politik berupa partai, Anies diyakini bisa menjadi calon dalam Pilpres 2024 dengan lancar.









