BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Obrolan Lintas Generasi (Obligasi) Bank Kalsel episode 13 season 2 live instagram Bank Kalsel, menghadirkan pengusaha Anggrek banua Noor Hasanah.
Sosok pengusaha Anggrek akrab disapa Sanah merupakan pemilik Alya Orchid sekaligus Ketua Yayasan Anggrek Meratus Indonesia (YAMI). Dia dihadirkan sebagai nara sumber Obligasi Bank Kalsel kali ini.
Sanah menceritakan kesukaannya terhadap anggrek karena orangtuanya dulu juga penyuka tanaman. Bahkan hobi tanaman ini sudah turun temurun di keluarganya.
BACA JUGA:
Bank Kalsel Tandai Awal Tahun 2022 dengan Mencatatkan Kinerja Positif, Laba Tumbuh 13,24 Persen
Awalnya merawat anggrek hanya sebagai hobi. Kemudian banyak orang yang sering bertanya apakah anggreknya dijual.
Ia menjelaskan terdapat dua jenis yaitu anggrek hybrid atau hasil persilangan dan anggrek species atau murni dari alam contohnya anggrek hitam.
Perbedaan antara hybrid dan species, antara lain yang jenis hybrid bunganya lebih awet namun warna dominan ungu. Sedangkan species hanya tahan beberapa hari namun warnanya bervariasi.
Bentuk anggrek hybrid kebanyakan seperti bunga kenanga, adapun yang species bermacam bentuk, ada yang seperti gurita dan cumi-cumi, kemudian adapula yang aromanya tidak sedap.
“Anggrek species di Kalimantan sangat banyak ragamnya apalagi di kawasan Meratus yang saat ini tanaman anggreknya mulai langka,” bebernya.










