“Sepertinya, anak-anak itu tidak tahu jauhnya Semarang–Purworejo sehingga bisa sampai ke sini,” katanya.
Menurut pengakuan anak-anak itu, pria dewasa ini sempat mengajak IK ke semak-semak. IK yang pelajar SMK kelas dua itu menolak.
Laki-laki itu lantas meninggalkan ketiganya begitu saja. “Kamu tunggu di sini dulu, mau ambil uang. Lalu laki-laki itu tidak kembali,” kata Supandi.
Supandi memperoleh nomor telepon Su (36), orangtua ketiga anak, dari HP yang dibawa IK. Su terkejut atas laporan Supandi. Nadanya begitu kawatir.
“Orangtuanya tahunya anak-anak itu ada di rumah,” kata Supandi.
Su menjemput ketiga anak itu pukul 23.00 WIB. Supandi menyerahkan ketiga bocah disaksikan Babinkamtibmas.
“Pulang jam 03.00 WIB. Tadi pagi orangtua mereka menelepon kalau semuanya sudah sampai ke rumah dalam keadaan selamat,” kata Supandi.
Dari kejadian ini, Supandi mengingatkan agar orangtua selalu mengawasi ketat anak dalam bermain media sosial. “Jangan berlebihan bermedsos karena risikonya besar. Orangtua harus mengawasi dengan lebih serius,” kata Supandi.
editor : NMD
sumber : kompas.com







