BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menekankan upaya pemerintah daerah dalam menghadapi bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2022.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Asap akibat Karhutla di ruang Aberani Sulaiman, Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (31/5/2022).
BACA JUGA:
Gubernur Kalsel Sahbirin Sidak ke RSUD Ulin Banjarmasin, Pastikan Pelayanan Normal Pasca Lebaran
BACA JUGA:
Gubernur Kalsel Sahbirin Sidak ke RSUD Ulin Banjarmasin, Pastikan Pelayanan Normal Pasca Lebaran
Menurutnya, saat memasuki musim kemarau kerap terjadi Karhutla yang mengakibatkan bencana asap.
“Kita berharap, setelah mengikuti rapat koordinasi ini mampu memperkaya pengalaman serta memberikan pemahaman kepada pemangku kepentingan terkait kondisi dan potensi hambatan yang ditemui saat penanggulangan asap,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh instansi terkait dapat lebih siap dalam menghadapi bencana asap Karhutla pada Tahun 2022 ini.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, mengatakan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Menurut Roy, kabut asap bisa berdampak secara ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.
“Karena itu, kami berupaya semaksimal mungkin agar kabut asap bisa dicegah,” kata Roy Rizali Anwar saat membuka Rakor Antisipasi Bencana Asap di Kantor Setdaprov Kalsel, Selasa (31/5/2022) sebagaimana dilansir Tempo.co.







