Namun demikian, saldo pada kartu e-money tidak akan berkurang karena secara resmi tarif belum diberlakukan.
“Jadi supaya masyarakat terbiasa dulu dan wajib membawa kartu e-money untuk di tap di bus, cuma sebagai tanda saja. Karena nanti jika tarif diterapkan, yang tidak punya kartu e-money otomatis tidak bisa naik,” terang Ovi.
Dalam perencanaan sementara kata Ovi, selain dengan TOB kartu e-money, pembayaran melalui dompet digital dengan cara pindai (scan) barcode via smartphone juga menjadi opsi metode pembayaran.
Namun kembali lagi, hal itu masih sebatas rencana dan belum diterapkan secara resmi.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







