YOGYAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara memposting pengalaman pasang kateter di RSUD Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarata (DIY), seorang mahasiswi praktik dapat nasib sial.
Mahasiswi ini mengunggah pengalamannya memasang kateter untuk pasien pria seumuran di akun media sosial Tiktok @moditabok.
“Ketika aku harus masang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi,” tulisnya.
# Baca Juga :VIRAL Video Gerombolan Remaja Cegat Truk di Tengah Jalan di Kota Tangerang, Polisi sebut Ini
# Baca Juga :VIRAL Video Driver Ojol Lakukan Pelecehan Seksual, Polres Semarang Sebut Fakta Ini
# Baca Juga :VIRAL Siswi SMP di Ngawi Pergi di Pagi Buta, Bawa Rp 300.000 dan Tinggalkan Surat Permohonan Maaf
# Baca Juga :VIRAL Video Toyota Kijang Berpelat Diplomatik Halangi Laju Ambulans Bawa Lansia Sakit Komplikasi,
Kemudian di bagian bawah pemilik akun Tiktok tersebut menulis “Tapi tetap harus profesional ygy”.
Pada kolom komentar, banyak netizen yang menduga mahasiswi tersebut berasal dari Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.
Dugaan tersebut pun dibenarkan Kepala Biro Humas, Kerjasama dan Protokol Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Sinta Maharani.
Dia mengatakan bahwa pengunggah yang memiliki akun Tiktok @Moditabok merupakan mahasiswi Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
“Benar itu mahasiswa Unisa Yogya,” ujar Kepala Biro Humas, Kerjasama dan Protokol Universitas Aisyiyah Yogyakarta Sinta Maharani dalam keterangan tertulis, Rabu (1/06/2022).
Sinta mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kaprodi Keperawatan dan Dekanat Fakultas Ilmu Kesehatan terkait kasus tersebut.
Menurutnya, Prodi Keperawatan juga sudah melakukan beberapa tindakan.
“Memperingatkan atau menegur mahasiswa tersebut terkait dengan konten yang telah dibuat. Menarik mahasiswa tersebut dari tempat praktik kliniknya,” ucapnya.
Prodi Keperawatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta juga memohon maaf kepada rumah sakit tempat mahasiswi tersebut praktik.
Dia mengatakan hari ini akan dilakukan pertemuan antara pihak kampus dengan rumah sakit.
“Akan segera dilakukan pertemuan dengan direktur dan kadiklat rumah sakit tersebut,” tegasnya.









