Keputusan Paling Berisiko Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Coret Skuad Lama yang Malas Berkorban

KALIMANTANLIVE.COM – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong akhirnya membuat keputusan paling berisiko untuk Timnas Indonesia.

Keputusan itu diambil Shin Tae-yong karena para pemain lama tidak mempunyai tekad kuat untuk bekorban seperti yang dilakukan anggota tim Vietnam.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong akhirnya harus membuat keputusan mengganti sejumlah anggota tim.

# Baca Juga :Indonesia Ditahan Imbang, Shin Tae-yong Minta Maaf, Pelatih Bangladesh Malah Puji Sayap Garuda

# Baca Juga :JELANG Timnas U19 Indonesia Vs Venezuela Toulon Cup 2022, Tanpa Didampingi Shin Tae-yong

# Baca Juga :INILAH 3 Pemain Keturunan yang Masuk Prioritas Shin Tae-yong untuk Kualifikasi Piala Asia 2023

# Baca Juga :Timnas U23 Indonesia Bungkam Timor Leste, Witan Cetak 2 Gol, Shin Tae-yong Malah Puji Gawang

“Fakta bahwa para pemain tidak memiliki keinginan dan tekad untuk berjuang bersama sampai siap berkorban seperti pemain Vietnam,” ucap Shin Tae-yong, dilansir BolaSport.com dari Zingnews.

“Jadi saya menyingkirkan hampir seluruh tim dan menggantinya dengan pemain baru yang lebih muda,” katanya mengungkapkan.

Pelatih asal Korea Selatan itu menyadari bahwa keputusan yang dibuatnya bakal sangat berisiko.

Namun, menurut Shin Tae-yong, hal tersebut harus dilakukan demi memajukan sepak bola Indonesia.

“Ya, saya tahu itu adalah keputusan yang berisiko dan harus menerima kegagalan pertama. Namun, itu adalah trade-off yang diperlukan,” kata Shin Tae-yong.

“Dengan generasi pemain saat ini, saya telah mengubah mereka menjadi lebih baik dan saya yakin akan membawa masa depan yang cerah bagi sepak bola Indonesia,” ujar dia.

Perkembangan timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong cukup terasa dalam dua tahun belakangan.

Hal itu terbukti dari raihan medali perunggu SEA Games 2021 dan status runner-up Piala AFF 2020 timnas Indonesia di bawah kendali Shin Tae-yong.

Selain itu, Shin Tae-yong juga berhasil mengorbitkan bintang-bintang muda seperti Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.

Meskipun demikian, Shin Tae-yong mengatakan bahwa untuk mencapai ke tahap kesuksesan timnas Indonesia diperlukan waktu lama.

“Jangan berpikir bahwa hanya mengganti pelatih baru adalah cara untuk tim akan segera mencapai kesuksesan,” ucap dia.

“Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah tim. Dengan sepak bola Indonesia, saya memilih untuk mengganti tim dengan pemain muda baru guna membentuk mereka berkembang seperti keinginan saya,” katanya.

“Tentu saja tidak mudah dan tidak bisa langsung memberikan hasil karena metode saya memakan waktu. Namun, saya percaya bahwa itu adalah arah yang benar,” ucapnya lagi.