Seorang Nenek Mengaku Tak Rela Rumahnya Dibongkar dan Pindah dari Pasar Batuah Banjarmasin

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Wajah nenek bernama Noorsimah (72) ini terlihat sangat sedih tatkala mendapat teguran kedua kalinya dari Satpol PP Banjarmasin.

Kenapa Noorsimah sedih, pasalnya surat itu meminta dirinya membongkar sendiri rumah yang saat ini dihuninya.

Saking sedihnya, Noorsimah pun mengaku tidak rela apabila disuruh pindah dari permukiman Pasar Batuah Banjarmasin.

# Baca Juga :Satpol PP Banjarmasin Gencarkan Operasi Yustisi, Hati-hati Jangan Buang Sampah di Luar Jadwal

# Baca Juga :VIRAL Seorang Polwan Bongkar Perselingkuhan Suami dengan Istri Orang, Curiga Cek Hp saat Malam

# Baca Juga :Via Vallen Bongkar Sifat Asli Crazy Rich Banjarmasin Kalsel, “The Real Sultan Tidak Bilang Dirinya Sultan”

# Baca Juga :Berburu Keperluan Lebaran, Pengunjung Padati Pasar Keramat Barabai

Sebab sudah 60 tahun Noorsimah tinggal di permukiman Pasar Batuah, bersama anak dan cucunya.

“Kami tinggal di sini sudah enam turunan, saya dan anak tinggal bersebelahan saja,” katanya. Sabtu (4/6/2022).

Sambil meratapi nasib, Noorsimah hanya bisa berharap dan memanjatkan doa, agar rumah yang ia huni tidak dibongkar, untuk keperluan revitalisasi Pasar Batuah.

“Mudahan jangan dibongkar, tolong doakan juga agar rumah yang saya tinggali ini tidak dibongkar, semoga kami mendapatkan pertolongan dari Allah SWT,” harapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Bagi Noorsimah kawasan Pasar Batuah sudah menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi dirinya beserta 560 warga lainnya.

“Mulai kebakaran hingga kebanjiran sudah kami lalui di Pasar Batuah ini, hidup bersosialisasi dan beribadah nyaman dan aman di sini. Susah sepertinya mencari tempat tinggal seperti Pasar Batuah ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu Noorsimah juga merasa bingung dengan kehidupannya, bila revitalisasi Pasar Batuah tetap dilaksanakan.

Sebab perempuan paruh baya itu mengaku tidak memiliki tempat tinggal, selain di Pasar Batuah.

“Saya tidak punya tempat tinggal selain di sini, rumah ini juga dulu pemberian orang lain. Kalau tetap dibongkar saya tidak tahu mau tinggal di mana,” ucapnya.

Hal sedana juga diungkapkan Minah, warga Pasar Batuah lainnya.

Pedagang makanan ini mengaku tidak setuju apabila Pasar Batuah dinrevitalisasi.

“Saya sudah lama tinggal di sini, orangtua saya juga tinggal di Pasar Batuah ini. Kalau secara pribadi tentu saya tidak setuju ada pembongkaran,” ungkapnya.