15 Penumpang Tak Ditemukan, Proses Pencarian Korban Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi Dihentikan

MAKASSAR, KALIMANTANLIVE.COM – Meski masih 15 penumpang belum juga ditemukan, namun proses pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor atau KM Ladang Pertiwi 02 resmi dihentikan, Minggu (5/6/2022).

Penghentian ini dilakukan otoritas setempat karena setelah 10 hari dilakukan pencarian korban kapal tenggelam tersebut.

Menurut pihak Kantor Basarnas Sulsel, hingga kemarin sebanyak 15 korban hilang belum juga ditemukan.

# Baca Juga :Korban Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi Tiba di Kotabaru, KRI Sultan Hasanuddin Angkut Empat Orang

# Baca Juga :Kepala Terlihat Dekat Kapal LCT, Remaja Tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda Akhirnya Ditemukan

# Baca Juga :MENGERIKAN! Puluhan Kapal Hantu Jepang yang Tenggelam Perang Dunia II Mendadak Terangkat ke Permukaan

# Baca Juga :Kapal Selam KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam, KSAL: Sempat Kirim Sinyal Tempur

“Iya, sudah dihentikan proses pencarian korban,” kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi saat dikonfirmasi Senin (6/6/2022) malam.

Hingga waktu pencarian, dari 50 korban, hanya 35 berhasil ditemukan.

31 ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara empat lainnya meninggal dunia.

KM Ladang Pertiwi bertolak dari Pelabuhan Paotere, Makassar pada hari Rabu (25/5/2022).

Tujuan kapal ini adalah Pulau Liukang Kalmas. Namun dalam perjalanan, kapal ini akan singgah di beberapa pulau lainnya.

Sehari setelah bertolak, kapal yang membawa 50 orang termasuk nakhoda dan anak buah kapal itu karam.

Namun informasi terkait kejadian tersebut baru diketahui pada Sabtu (28/5/2022).

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kemudian mulai melakukan pencarian pertama hari itu juga.

Pada hari itu, sebanyak 17 korban ditemukan selamat.

Kemudian keesokan harinya, Minggu (29/5/2022) kembali ditemukan 14 korban dalam keadaan selamat.

Tercatat hanya 31 korban yang ditemukan selamat.

Kemudian penemuan empat korban selanjutnya ditemukan secara bertahap. Semuanya sudah dalam keadaan meninggal.

Pada hari kelima, Rabu (1/6/2022) ditemukan satu korban.

Lalu pada hari keenam, Kamis (2/6/2022) kembali ditemukan dua korban.

Serta satu korban terakhir ditemukan pada hari ketujuh, Jumat (3/6/2022).

Adapun tambahan waktu pencarian selama tiga hari tidak membuahkan hasil.

15 korban lainnya tidak berhasil ditemukan hingga kini.

editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com