Pasalnya kawasan yang sering dijadikan Kalteng Expo tersebut, sering digunakan warga sekitar untuk berolahraga hingga belajar mengendarai mobil.
Sangat disayangkan jika area tersebut harus ditutup, akibat pihak yang tak bertanggungjawab.
Polisi Temukan Senjata Tajam
Dirsamapta Polda Kalteng, Kombes Pol Cahyo Widiarso melalui Komandan Regu (Danru) Ditsamapta Polda Kalteng, Bripda Alen Maskuri membenarkan hal tersebut.
“Kami dari Ditsamapta Polda Kalteng, menerima laporan masyarakat adanya tawuran dan pengeroyokan antar pelajar,” terangnya.
Ia menambahkan, para pelajar yang terlibat telah diamankan oleh anggota Ditsamapta Polda Kalteng.
“Saat mengamankan para pelaku, ditemukan senjata tajam berupa gunting dan satu korban yang babak belur akibat tawuran dan pengeroyokan,” terang Danru.
Bripda Alen menambahkan, saat ini korban sudah dibawa ke Polsek Pahandut untuk ditindaklanjuti.
“Untuk para pelajar yang terlibat tawuran dan pengeroyokan telah diamankan, kemudian akan dibawa ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng,” ujarnya.
Kasus tawuran atau pengeroyokan tersebut masih di dalami oleh petugas.
“Namun yang pasti terdapat korban yang babak belur atas kejadian tersebut dan ada saksi yang sedang dimintai keterangan,” jelas Alen.
Permasalahan sehingga terjadi tawuran dan pengeroyokan masih akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
editor : NMD
sumber : kalteng.tribunnews.com







