KALIMANTANLIVE.COM – Kabar duka datang dari dunia hiburan Korea Selatan.
Penyanyi Lee Sang Hoon meninggal dunia di usia 37 tahun pada Sabtu (4/6/2022) lalu.
Menurut penjelasan pihak keluarga seperti dilansir Allkpop Selasa (7/6/2022), sehari setelah Lee Sang Hoon meninggal dunia, sang penyanyi disebut tutup usia karena penyakit sirois hati.
# Baca Juga :Bagikan Foto IU di Momen Red Carpet Festival Cannes, Gucci Umumkan Penyanyi Korea Itu sebagai Duta Global
# Baca Juga :DOKTER Spesialis Kanker Asal Indonesia Guncang Panggung Britain’s Got Talent, Bambang: Nyanyi Hilangkan Stres
# Baca Juga :Epic High Manggung di Jakarta Juli Mendatang, Tiket Dijual Mulai Rp980.000 hingga Rp 2.600.000
Selama hidup, Lee Sang Hoon tidak pernah menceritakan soal penyakit sirois hati yang diidapnya.
Lee Sang Hoon sendiri mulai debutnya sebagai anggota boy group QOQ bersama lima anggota lainnya pada 2002.
Namun, grup resmi dinyatakan bubar setelah mengalami kecelakaan besar pada akhir tahun 2002.
Mereka sedang bepergian di Pulau Jeju ketika kecelakaan itu terjadi.
Lee Sang Hoon kemudian memulai kembali debutnya dengan nama Coolapica pada tahun 2007.
Dia melanjutkan kariernya pada 2010 sebagai Mazik Flow dan berkarier solo sampai akhir usianya.
Prosesi pemakaman mendiang Lee Sang Hoon akan diadakan pada 7 Juni 2022 di Rumah Duka Kangdong Heart Hospital, Seoul, Korea Selatan.
Apa itu Penyakit Sirosis Hati?
Pengertian Sirosis
Sirosis adalah komplikasi atau stadium lanjut dari berbagai penyakit hati, berupa terjadinya kerusakan sel-sel hati yang membentuk jaringan parut (fibrosis) dan bersifat ireversibel. Perubahan struktur yang terjadi pada sirosis mengakibatkan fungsi hati menjadi tidak normal. Sirosis terjadi sebagai respons terhadap kerusakan pada hati, ketika sel-sel hati berusaha memperbaiki diri dan dalam prosesnya membentuk jaringan parut.







