SYDNEY, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara melakukan kampanye rasisme dan tindakan fitnah melalui dua video yang diunggah di akun YouTube komentator politik, Jordan Shanks, Google bakal mengalami kerugian besar.
Pengadilan Australia sudah memerintahkan perusahaan teknologi Google membayar denda Rp 7,3 miliar kepada mantan Perdana Menteri New South Wales John Barilaro, Senin (6/6/2022).
Dilansir dari Aljazeera, hukuman denda tersebut dilayangkan ke Google usai perusahaan milik Alphabet ini terbukti melakukan kampanye rasisme dan tindakan fitnah.
# Baca Juga :Tanpa Alasan, Google Tunda Produksi Ponsel Pintar Lipat
# Baca Juga :Google Pamer Kacamata Pintar Masa Depan
# Baca Juga :Google Segera Kenalkan Pixel Watch Pekan Ini
# Baca Juga :Google Rilis Emoji Baru, Hitam Putih Nostalgia HP Jadul
Video yang telah dilihat hampir 800.000 kali sejak diposting pada tahun 2020 lalu, memperlihatkan aksi penyerangan yang dilakukan Jordan Shanks kepada John Barilaro, dengan mempertanyakan integritas mantan legislator itu, termasuk melabeli Barilaro dengan sebutan koruptor tanpa didasari bukti yang kuat.
Tindakan fitnah inilah yang kemudian membuat Barilaro tertekan dan trauma hingga pihaknya terpaksa mundur dari dunia politik pada Oktober tahun 2021, meninggalkan jabatan sebelum masa kerjanya usai.
“Saya menemukan bahwa perilaku Google dalam proses ini tidak pantas dan tidak dapat dibenarkan. YouTube memperoleh ribuan dolar dengan menghosting kedua video tersebut tetapi gagal menerapkan kebijakannya sendiri untuk mencegah ujaran kebencian, penindasan maya, dan pelecehan.” tegas Hakim Pengadilan Australia, Steven Rares.
Mengetahui anak perusahaannya tersandung kasus hukum, Google awalnya membela tindakan yang dilakukan YouTube.
Namun tak berselang lama perusahaan teknologi ini menarik semua pembelaan dan mengakui bahwa video tersebut mencemarkan nama baik Barilaro.
Sayangnya hingga sejauh ini baik pihak Google maupun YouTube masih enggan memberikan komentar apapun terkait kasus yang tengah menimpanya.
editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com







