Gelorakan Soswabang, Yani Helmi Tanamkan Sikap Toleransi di SMKN 1 Simpang Empat Tanah Bumbu

TANAHBUMBU, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi minta generasi muda di Kabupaten Tanah Bumbu berperan aktif menjaga toleransi antarumat beragama, agar kerukunan dan kesatuan terjaga, dan tidak mudah terprovokasi paham radikalisme.

Hal itu disampaikan Yani Helmi saat pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 1 Simpang Empat Tanah Bumbu, Senin (6/6) siang, bersama peserta didik dan tenaga kependidikan.

“Wawasan kebangsaan ini harus terus digelorakan tidak hanya tokoh masyarakat saja melainkan kepada generasi muda kita yang merupakan calon penerus bangsa,” katanya.

BACA JUGA: Yani Helmi Dorong Masyarakat Manfaatkan Fasyankes agar Angka Harapan Hidup di Kalsel Meningkat

Legislator Kalsel yang akra disapa Paman Yani mengatakan, Sosialisasi Pancasila dan Wasbang penting disampaikan karena Kabupaten Tanah Bumbu juga memiliki banyak keunikan suku, budaya, ras dan agama.

“Sehingga, kunci utama terjaganya kerukunan dan kesatuan adalah tidak mudah terprovokasi paham radikalisme,” ujar adik kandung Gubernur Kalsel itu.

Di depan lebih dari puluhan peserta didik, tenaga pendidik dan tokoh masyarakat, Paman Yani tak hentinya menanamkan nilai pancasila yang diharapkan bisa dipahami dan diamalkan secara baik.

“Dengan tujuan sosialisasi ini selain membuka wawasan mereka juga dapat mengedukasi untuk memahami dan mengenal bagaimana negara kita bisa berdiri kokoh tinggal generasi muda saat ini mampu mengaplikasiannya,” tegas politisi dari Fraksi Partai Golkar di DPRD Kalsel.

Selain menjaga stabilitas keamanan negara, ia juga mengharapkan, penggunaan media sosial dapat dimanfaatkan secara bijak dan mampu menyaring informasi agar tak termakan isu hoax yang dapat menumbuhkan paham radikalisme.

“Tujuannya adalah merawat Indonesia, menjaga kesatuan, cinta tanah air dan banyak hal yang bisa diaplikasikan termasuk tidak mudah terpengaruh akan hadirnya pemikiran yang dapat menyebabkan implementasi radikalisme tumbuh,” jelasnya.