KANDANGAN, kalimantanlive.com – Harga cabai kini meroket.
Meski kini harganya turun sebesar Rp 25 ribu per kilogram atau seharga Rp 75 ribu per kilogram.
Namun, harga cabai sempat tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Petani Cabai di Hulu Sungai Selatan, Muhammad Hidayat menyebut harga cabai mencapai puncaknya pada Kamis lalu (9/6/2022) hingga Jumat (10/6/2022).
Harga puncak ini mencapai Rp 100 ribu per kilogram.
Sedangkan harga cabai per hari ini Minggu (12/6/2022) turun menjadi Rp 75 ribu per kilogram.
BACA JUGA: Bagi Wanita Ngidam, Jajanan di HSS Ini yang Paling Sering Dicari
Harga cabai ini turun dikarenakan adanya kiriman cabai dari luar daerah.
Sedangkan bebernya, cabai sempat meroket karena stok cabai yang kosong.
Sebagai petani cabai ia bersyukur karena harga cabai tinggi.
Hal ini menguntungkannya.
Sebenarnya harga dikisaran Rp 28 ribu juga sudah ada untungnya.
Namun, bebernya, untungnya berkali lipat jika harganya meroket.
“Harga cabai tak bisa diprediksi. Kadang murah sampai Rp 15 ribu per kilogram,” katanya.
Warga Kandangan, Siska berharap harga cabai akan normal kembali.
“Jangan terlalu mahal sih. Karena sekarang harga kebutuhan pokok naik,” katanya.
Editor: M Khaitami
Sumber: Banjarmasinpost.co.id







