kalimantanlive.com – Menunaikan rukun Islam kelima bukanlah perjalanan yang mudah.
Selain cuaca, makanan pun bisa jadi tak sesuai dengan lidah.
Tak heran bila banyak jemaah haji Indonesia membawa makanan khas dari daerah masing-masing sebagai bekal pelepas rindu pada kampung halaman selama di Tanah Suci.
“Makanan dibawa dari Tanah Air, ada bumbu pecel, sambal teri. Kalau kangen makan ini, biar semangat makannya,” kata Zumrotun calon haji asal Pati, Jawa Tengah yang tergabung dalam Embarkasi Solo (SOC) 1 di Mekkah, Kamis.
Zumrotun yang tidak didampingi suami ke Tanah Suci, karena sudah melewati batas usia yang ditentukan, yaitu 65 tahun itu mengatakan dengan makan bekal yang dibawa mengingatkannya akan kampung halaman sekaligus melepas rindu.
BACA JUGA: Begini Kondisi Jemaah Haji Kalsel Setelah Tiba di Madina, Ini Kata Kakanwil Kemenag
“Makannya dicampur dengan makanan yang didapat di sini, jadi ingat ke kampung,” katanya sambil memperlihatkan sambal teri yang dibungkus plastik.
Begitu juga dengan Juniar, dari kloter 1 Embarkasi Padang (PDG) 1 yang membawa berbagai jenis makanan khas dari kota yang terkenal dengan kulinernya itu.
Ia membawa rendang daging, ikan bilis yang merupakan ikan khas dari Danau Maninjau, ada juga teman sekamarnya yang membawa rendang pakis dan abon.
“Makanan di sini enak, alhamdulillah sudah disiapkan tiga kali makan, tapi karena kami orang Padang biasa dengan makanan yang pedas, jadi bawa sambal sendiri,” kata Juniar.
BACA JUGA: 2 Hari di Makkah, Jemaah Haji Asal Aceh Bakal Dapat Wakaf Rp4,5 Juta
Elly Warni Mustafa dari Embarkasi PDG 1 juga membawa makanan khas Padang lainnya, seperti serundeng, bada ikan disangrai dan ada yang membawa makanan instan seperti mie instan.
Jemaah haji tahun ini mendapatkan tiga kali makan, yaitu pagi, siang dan malam dengan menu yang bervariasi dan takaran yang sudah disesuaikan dengan pemenuhan gizi.
Selain itu, makanan yang disajikan bagi jamaah juga disesuaikan dengan selera dan cita rasa nusantara yang dimasak oleh juru masak asli Indonesia, seperti rendang, terong balado, semur daging dan lainnya.
Editor: M Khaitami
Sumber: Antara News







