KALIMANTANLIVE.COM – Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia mengungkapkan nasib film Lightyear di Indonesia belum jelas apa akan diputar atau tidak.
Film Lightyear ini divonis bermasalah di sejumlah negara lantaran menampilkan adegan ciuman pasangan sesama jenis atau LGBT.
Adegan tersebut melibatkan karakter space ranger bernama Alisha yang membangun keluarga bersama seorang perempuan.
# Baca Juga :Dinilai Promosikan LGBT, Arab Saudi Razia Barang: dari Rok hingga Mainan ‘Pelangi’
# Baca Juga :Retno Marsudi Sebut Owen Jenkins Ciptakan Polemik Terkait Dubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT
# Baca Juga :Kibarkan Bendera LGBT, PA 212 Minta Dubes Inggris Diusir dari Negeri Ini
# Baca Juga :Ada Karakter LGBTQ, Arab Saudi Larang Penayangan Doctr Stranger 2
Sehingga, film yang dibintangi Chris Evans itu belum berhasil mendapatkan izin tayang di 14 negara kawasan Asia dan Timur Tengah, juga China yang merupakan pasar film terbesar di dunia.
Selain film Lightyear, sejumlah film tersandung polemik karena melibatkan adegan yang mengandung LGBT.
Sehingga, film-film tersebut susah tayang atau terpaksa batal tayang di beberapa negara.
Berikut film-film yang tersandung kontroversi karena mengandung adegan LGBT.
1. Everything Everywhere All At Once
Film Everything Everywhere All At Once dilarang tayang di beberapa negara Teluk, seperti Arab Saudi dan Kuwait karena menampilkan adegan LGBT.
Seperti yang dilansir dari Deadline, pelarangan itu terjadi karena karakter Joy yang dibawakan oleh Stephanie Hsu adalah seorang aktris yang secara terbuka mengaku gay. Film tersebut juga menampilkan adegan di mana Michelle Yeoh dan Jamie Lee Curtis berperan sebagai pasangan lesbian.
Untuk diketahui, homoseksualitas dipandang ilegal di negara-negara Teluk, seperti Arab Saudi dan Kuwait. Untuk itu, film-film yang mengandung unsur LGBT sering kali tidak lolos sensor.
2. Eternals
Nasib sama juga menimpa film Eternals. Film yang garapan Marvel Studios ini dilarang tayang di Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar. Film tersebut menampilkan pasangan sesama jenis antara Phastos (Brian Tyree Henry) dan suaminya (Haaz Sleiman).
Seperti dilansir dari Hollywood Reporter, seorang sumber mengatakan pelarangan dilakukan setelah Disney tak mau mengubah adegan itu supaya bisa lolos sensor di sana.










