Sejumlah Karyawan SpaceX Dipecat, Gara-gara Kritik Perilaku Elon Musk di Twitter

WASHINGTON DC, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara mengkritik prilaku Elon Musk di Twitter, perusahaan SpaceX memecat sejumlah karyawannya.

Karyawan yang dipecat tersebut merupakan orang-orang yang membuat surat yang berisi kritikan terhadap Musk, sebagaimana dilansir AFP, Jumat (17/6/2022).

Pemecatan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Operasional SpaceX Gwynne Shotwell kepada AFP melalui email pada Kamis (16/6/2022) malam waktu setempat.

# Baca Juga :Petinggi Banyak Dipecat, CEO Twitter Rombak Karyawan Jelang Akuisisi Elon Musk

# Baca Juga :Akuisisi Twitter Final, Elon Musk Bakal Buka Blokir Akun Trump, Ini Alasannya

# Baca Juga :Rogoh Kocek Rp634 Triliun, Elon Musk Resmi Beli Twitter

# Baca Juga :Setelah Resmi Dibeli Rp 634 Triliun, Elon Musk Ganti Twitter Bukan Lagi Perusahaan Publik

Shotwell mengatakan, sekelompok kecil karyawan meminta tanda tangan rekan-rekan mereka untuk menunjukkan dukungan atas surat itu dan partisipasi dalam survei.

AFP melaporkan, Musk kerap menggunakan Twitter untuk berkomunikasi, yang terkadang menyinggung beberapa pihak.

Dalam email-nya, Shotwell menuturkan bahwa beberapa pekerja merasa tidak nyaman, terintimidasi, diintimidasi, dan/atau marah karena surat itu menekan mereka untuk menandatangani sesuatu yang tidak mencerminkan pandangan mereka.

“Kami memiliki terlalu banyak pekerjaan penting untuk diselesaikan dan tidak perlu aktivisme yang berlebihan seperti ini,” tutur Shotwell.

Dia menambahkan, setelah melakukan investigasi, perusahaan menghentikan sejumlah karyawan yang terlibat.

Namun, dia tidak menyebutkan berapa banyak karyawan yang dipecat.

Surat kritikan tersebut pertama kali dilaporkan oleh situs web The Verge.

Surat tersebut mengkritik perilaku Musk di depan umum, serta tuduhan pelecehan seksual baru-baru ini terhadapnya, sebagai sumber gangguan dan rasa malu bagi mereka.

“Sebagai CEO dan juru bicara kami yang paling terkemuka, Elon dipandang sebagai wajah SpaceX. Setiap twit yang dikirim Elon adalah pernyataan publik de facto oleh perusahaan,” bunyi surat itu.

Selain menjadi CEO SpaceX, Elon Musk juga merupakan CEO Tesla

editor : NMD
sumber : kompas.com