KALIMANTANLIVE.COM – Puasa Senin dan Kamis merupakan jenis puasa sunah yang merupakan suatu amalan positif yang dapat dilakukan seseorang.
Puasa Senin Kamis dilakukan dua kali dalam seminggu, pada hari Senin dan Kamis.
Keutamaan yang didapatkan dari puasa Senin Kamis adalah menghapus kesalahan dan meninggikan derajat.
# Baca Juga :Soal Ustaz Somad, Partai Ummat Minta Kirim Nota Keberatan, FPI Sebut Singapura Termakan Buzzer
# Baca Juga :Rabiul Awal 1443 H Disebut Juga Bulan Maulid Nabi, Berikut Jadwal Puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh
# Baca Juga :KEUTAMAAN Puasa Sunah Kamis, Berikut Niat dalam Bahasa Arab dan Terjemahan serta Sabda Rasulullah SAW
# Baca Juga :SOAL Amalan Puasa Senin Kamis, Ustadz Abdul Somad Sebut Tak Masalah Tanpa Niat dan Sahur
Puasa Senin Kamis merupakan amalan sunah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Seperti halnya puasa Ramadan, ada niat dan doa buka puasa Senin Kamis yang perlu dibaca ketika sebelum dan sesudah menjalani ibadah ini.
Senin dan Kamis merupakan hari yang istimewa. Sebab amal umat muslim dilaporkan dan diperiksa oleh Allah pada kedua hari itu.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda,
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya: “Amal-amal perbuatan itu diajukan (diaudit) pada hari Senin dan Kamis. Oleh karena itu aku ingin amal perbuatanku diajukan (diaudit) pada saat aku sedang puasa.” (HR. Tirmidzi no. 747).
Pelaksanaan puasa ini dilakukan dua hari, yakni Senin dan Kamis. Akan tetapi, Anda boleh memilih salah satunya saja, meskipun jauh lebih baik jika diamalkan di kedua hari tersebut.
Niat puasa Senin Kamis dibacakan saat hendak mulai berpuasa, yaitu sebelum fajar terbit. Sedangkan doa buka dibacakan saat waktu berbuka puasa.
Niat Puasa Senin Kamis
Berikut bacaan niat puasa Senin Kamis yang bisa dilafalkan.
Niat puasa Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatal lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala.”







