Ini Alasan kenapa Kiswah Ka’bah Selalu Diangkat 3 Meter Menjelang Tibanya Musim Haji

KALIMANTANLIVE.COM – Jelang pelaksanaan ibadah Haji 2022, Kiswah atau kain hitam penutup Ka’bah di Masjidil Haram, Mekah, mulai diangkat pada Jumat (19/6/2022) malam waktu setempat.

Dikutip di CNNIndonesia dari Arab News, bagian paling bawah Kiswah penutup Ka’bah diangkat sekitar tiga meter dan digantikan kain putih yang melapisi empat sisi tembok Ka’bah.

# Baca Juga :Obat Rindu Kampung Halaman, Banyak Jemaah Haji Indonesia Bawa Bekal Makanan Khas dari Tanah Air

# Baca Juga :Begini Kondisi Jemaah Haji Kalsel Setelah Tiba di Madina, Ini Kata Kakanwil Kemenag

# Baca Juga :2 Hari di Makkah, Jemaah Haji Asal Aceh Bakal Dapat Wakaf Rp4,5 Juta

# Baca Juga :Kemenag Minta Jemaah Haji Pakai Gelang Identitas dan Tidak Ditukar, Berisi Informasi Penting, Ini Fungsinya

Prosedur ini dilakukan rutin setiap tahun jelang pelaksanaan ibadah haji.

Pengangkatan Kiswah dilakukan untuk menghindari kain hitam bertuliskan benang emas itu ditarik para jemaah haji yang melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah.

Pemerintah Arab Saudi sendiri mulai membuka pelaksanaan haji setelah sempat vakum pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.

Presiden Dua Masjid Suci, Ahmad bin Muhammad Al-Mansouri mengatakan, sekitar 50 teknisi dan spesialis memastikan proses tersebut berjalan lancar.

Pengurus Masjidil Haram memang punya alasan tersendiri selalu mengangkat Kiswah setinggi tiga meter dan diganti kain putih biasa.
Tujuannya, Al-Mansouri menjelaskan, untuk menghindari kepercayaan yang dianggap keliru oleh sebagian jemaah haji yang sengaja menarik kiswah untuk memperoleh berkah.

Kain sutra penutup Ka’bah itu akan dibentangkan kembali hingga bawah usai musim haji. Setiap tahun Kiswah itu akan diganti dengan yang lainnya.

Kiswah merupakan bahan hitam yang terbuat dari 670 kilogram sutra dengan tulisan ayat suci Alquran terbuat dari benang emas. Ayat-ayat Alquran itu disulam dari 120kg benang emas dan 100kg benang perak.

Penutup Ka’bah tersebut dibuat di Kompleks Pembuatan Kiswah Ka’bah Raja Abdul Aziz dengan mempekerjakan lebih dari 200 pekerja dan menggunakan mesin jahit terbesar sepanjang 16 meter.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia