Kartel Narkoba Ini Rugi Besar, Gara-gara Salah Kirim Kokain Bernilai Rp 1 Triliun ke Supermarket

PRAHA, KALIMANTANLIVE.COM – Kejadian bermula saat pekerja di beberapa supermarket di seluruh Ceko menemukan obat terlarang saat membongkar peti buah.

Usut punya usut, diduga obat terlarang itu berasal dari kartel narkoba Kolombia.

Tak tanggung-tanggung narkoba salah kirim ke supermarket itu senilai hampir 68 juta euro atau Rp 1,05 triliun.

Saat ini narkoba senilai Rp 1 triliun lebih itu sudah disita oleh polisi Ceko.

# Baca Juga :Perempuan Asal Binuang Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapin, Nekat Simpan Sabu

# Baca Juga :Diduga Dianiaya, Tahanan Satresnarkoba Meninggal Dunia, Kapolresta Banjarmasin Sebut Sakit Ini

# Baca Juga :Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Ciduk 2 Warga Kaltim

# Baca Juga :BREAKING NEWS Polisi Tangkap Musisi dari Grup Band Ternama Terlibat Narkoba, Inisialnya AB

Secara total, ada sekitar satu ton kokain dengan nilai jalanan sekitar 68 juta euro (Rp 1,05 triliun) yang berhasil dikumpulkan.

Obat-obatan tersebut ditemukan dibungkus berbentuk kubus di sekitar pisang, kata polisi, sebagaimana dilansir The Independent, Sabtu (19/6/2022).

Temuan kokain tersebut awalnya dilaporkan oleh para karyawan supermarket di Praha, Jicin, Rychnov, dan Kneznou.

Mereka melaporkan bungkusan yang mencurigakan, kemudian polisi mengirim unit anjing pelacak.

“Penyelidik kriminal menemukan bahwa barang-barang dari batch yang sama didistribusikan ke beberapa tempat lain di Republik Ceko,” kata polisi Ceko dalam sebuah pernyataan.

“Oleh karena itu, bekerja sama dengan (administrasi bea cukai Republik Ceko) dan entitas lain, saat ini sedang melakukan inspeksi di tempat-tempat ini dan tindakan lainnya,” sambungnya.

Polisi menambahkan, mereka sekarang akan bekerja dengan otoritas internasional untuk melanjutkan penyelidikan mereka.

“Informasi tentang kiriman (kokain) disimpan di luar wilayah Republik Ceko. Untuk alasan ini kami akan menggunakan lembaga kepolisian internasional dan kerja sama peradilan,” ujar polisi Ceko.