Dua tahun kemudian, ia menggunakan minyak ganja dan produk turunan lainnya untuk meredakan sakit, mual-mual, dan kecemasan berlebihan setelah menjalani kemoterapi.
Tanaman ganja pun jadi solusi terbaik para pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi untuk menghilangkan sakit akibat rasa sakit.
“Saya pikir kita butuh edukasi. Kita butuh studi soal penggunaannya secara tepat,” tutur Jiratti.
Ia pun mengingatkan akan menjadi berisiko tinggi jika salah mengonsumsi ganja sebagai terapi pengobatan.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







