BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pusat Study Eco Enzyme ULM (Universitas Lambung Mangkurat) mengimbau penggunaan eco enzyme untuk pencegahan dan pengobatan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Indonesia.
Potensi dan manfaat eco enzyme sebagai desinfektan untuk mencegah dan pengobatan PMK pada hewan ternak yang terus meningkat dan merugikan peternak di tanah air terungkap pada webiner yang digelar Pusat Study Eco Enzyme ULM, Minggu (19/6/2022) malam.
Webiner yang diikuti berbagai kalangan dari seluruh Indonesia itu mengusung tema, “Bersama Eco Enzyme untuk Indonesia Potensi Eco Enzyme Bagi Lingkungan”, Pariwisata, dengan topik : Potensi Eco Enzyme dalam Pencegahan dan Pengobatan PMK.
BACA JUGA: Antusiame Warga Hadiri Sosialisasi Manfaat Eco Enzyme, Cairan Alami Sejuta Manfaat di Banjarmasin
Webiner bertujuan untuk mengedukasi dan menyosialisasikan potensi eco enzyme bagi lingkungan, pariwisata dan pencegahan PMK pada hewan ternak, sekaligus membangun kebersamaan dan keharmonisan semua pihak dalam membantu mengatasi permasalahan lingkungan, mendongkrak pariwisata serta membangun kemandirian masyarakat.
Hadir sebagai narasumber yakni, Letjend (Purn) Sumarsono dari PMI Pusat; Hanifah Dwi Nirwana (Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel), Prof Danang Biyatmoko (Ketua LPPM ULM), Aris Setiawan (Kadis Lingkungan Hidup Kota Batu), Arifin (PMI Pusat), 6) Darmawan (Sekertaris PMI Kab. Sragen), Mindo Sianipar (Anggota DPR RI), Rofiq (Sub. Koordinator Keswan Kesmavet Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Kuningan), Moh. Aban Samsana (PPL Dinas Pertanian Kuningan), Gina Dendy ( Leader Eco Enzyme Kuningan), Gung Endah (Leader Realawan Eco Enzyme Batu) serta Lilih dari Kabupaten Garut.

Sebagai moderator adalah Dr Dian Masita Dewi, Ketua Pusat Study Eco Enzyme dan juga Koordinator Eco Enzyme Leader Community yang merupakan komunitas leader Eco Enzyme di seluruh Indonesia.
Letjend Sumarsono menyatakan eco enzyme telah digunakan PMI dalam spraying di seluruh Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 sebagai pengganti desinfektan kimia.
“Eco enzyme layak digunakan sebagai desinfektan organik berdasarkan hasil penelitian Tim Eco Enzyme yang saya komandani bersama bapak Arifin, Prof Ratu (UNPAD), Dr. Dian Masita Dewi, SE, MM (ULM), Ir Jarot (IPB), Ir. Sugeng dan bapak Dodi,” jelasnya.







